Peternak Alih ke Kambing-Domba Gegara PMK, DKPP Pacitan: Stok Melimpah, Picu Turun Harga

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

25 Agt 2025 15:56

Thumbnail Peternak Alih ke Kambing-Domba Gegara PMK, DKPP Pacitan: Stok Melimpah, Picu Turun Harga
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait turunnya harga kambing dan domba di Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Harga domba maupun kambing di Kabupaten Pacitan dalam beberapa pekan terakhir mengalami penurunan. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, Sugeng Santoso, menyebut kondisi ini merupakan imbas dari lonjakan populasi setelah merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) awal tahun lalu.

“Banyak peternak yang saat PMK memilih beralih memelihara kambing atau domba. Akibatnya, ketersediaan kambing di pasar hewan cukup banyak. Permintaan justru menurun seiring melemahnya daya beli masyarakat,” jelas Sugeng, Senin, 25 Agustus 2025.

Menurutnya, kondisi ini masih tergolong wajar dalam hukum pasar.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

“Ya wajar. Di pasar, ketika barang tersedia cukup banyak sedangkan permintaan berkurang, pasti harganya akan turun,” ujarnya.

Selain faktor pasokan dan permintaan, ia menambahkan ketersediaan pakan juga memengaruhi keputusan peternak untuk menjual ternaknya lebih cepat.

Minimnya hijauan serta harga pakan tambahan atau komboran yang cenderung naik membuat biaya pemeliharaan kian tinggi.

Situasi ekonomi masyarakat yang menurun pun memperparah keadaan.

Baca Juga:
Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

"Banyak jumlah kambing yang masuk pasar, sedangkan daya beli masyarakat rendah, sehingga harga turun,” imbuhnya.

Sugeng mengklaim, turunnya harga kambing di Pacitan bukan disebabkan impor daging, melainkan karena stok lokal yang melimpah. 

Untuk menjaga kestabilan harga sekaligus menjamin pasar bagi peternak, pemerintah daerah mendorong adanya pola kemitraan.

"Tetapi pada umumnya untuk kemitraan dengan pengusaha harus ada jaminan juga bahwa ternak tersebut ketersediaannya kontinyu (sehingga dibutuhkan melalui kelompok dalam membangun kemitraan ini)," ungkapnya.

Berbeda dengan kambing, harga sapi di Pacitan justru relatif stabil cenderung tinggi. Lantaran permintaan daging sapi masih tetap kuat di pasaran.

“Untuk sapi saat ini harga cenderung agak tinggi karena kebutuhan daging sapi masih tinggi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, jika pada 2024, dalam hitungan seekor domba berbobot rata-rata 25 kg, dulu bisa laku sekitar Rp1,5 juta (25 x Rp60 ribu). Sekarang dengan bobot yang sama hanya dihargai sekitar Rp1 juta (25 x Rp40 ribu).(*)

Baca Sebelumnya

Golkar Surabaya Tebar Manfaat, Beasiswa PIP dan Sembako Adies Kadir untuk Warga

Baca Selanjutnya

Tercebur Saat BAB di Sungai Jagir, Warga Surabaya Ditemukan Tewas

Tags:

pacitan Kambing domba harga domba Harga kambing Peternak DKPP Pacitan Sugeng Santoso Pasar Hewan harga ternak pakan ternak Penyakit Mulut dan Kuku PMK Ekonomi Pacitan Peternakan sapi harga sapi populasi kambing populasi domba kemitraan peternak Berita pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar