Musim Panen Durian di Pacitan Dimulai, Pendapatan Warga Meningkat

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

31 Agt 2023 12:25

Thumbnail Musim Panen Durian di Pacitan Dimulai, Pendapatan Warga Meningkat
Pembeli Feri dan Bangkit tengah memilih durian milik Sartuni, baru sehari panen langsung ludes. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Musim panen durian di Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur telah dimulai. Pendapatan warga pun meningkat, bahkan bisa meraup keuntungan hingga jutaan rupiah.  

"Ini memang sudah mulai banyak yang musim panen," kata petani durian asal RT 2 RW 3, Dusun Nglaos, Desa Banjarjo, Sartuni , Kamis (31/8/2023).

Sartuni mengatakan, bahwa saat ini kebun miliknya mulai panen lima hari yang lalu dengan rata-rata 10 buah per hari. Prediksinya sekitar satu bulan mendatang buah sudah mulai banyak yang berjatuhan.

"Kalau masih awal-awal gini sedikit, belum ditunggu pohonnya, ya kalau tiap pagi atau sore rutin dilihat ke pohonnya. Ada yang jatuh atau tidak," imbuhnya.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Menurutnya, musim panen ini berdampak positif pada perekonomian, karena peningkatan penjualan durian secara langsung menguntungkan para petani serta pelaku usaha alias tengkulak. Termasuk di sektor pariwisata dan makanan lokal.

"Tahun lalu banyak pedagang membawa motor dan keranjang ke rumah, kadang juga nungguin di rumah untuk beli langsung dari petani dengan harga murah," lanjutnya.

Foto Pembeli Feri sumringah saat mendapatkan buah durian incaranya. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Pembeli Feri sumringah saat mendapatkan buah durian incaranya. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Dia jarang menjual ke pedagang karena menawar dengan harga terlalu rendah. Seringkali, ia lebih memilih menjual ke konsumen langsung.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

"Kami jualnya ya stabil ada yang Rp30 ribu sampai Rp50 ribu tergantung besar kecilnya. Tapi kalau harga dari pedagang tidak cocok ya saya jual sendiri ke yang lain, atau langsung ke pembeli," paparnya.

Ia mengungkapkan, kualitas buah durian yang sangat baik, dengan daging buah yang tebal, memang jadi incaran para pecinta durian dari berbagai daerah. Untuk jenis durian yang kurang bagus dapat dijadikan bahan minuman segar.

"Kadang juga ada yang dimakan tupai, atau tidak utuh. Sering juga ada pembeli untuk buat kolak, dawet untuk yang buahnya enggak bagus tapi masih bisa diolah. Itu kalau harganya ya Rp15 ribuan," ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Sartuni, panen durian tahun ini  mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Bunga durian miliknya sempat banyak yang gugur akibat hujan.

"Alhamdulillah tetap jadi berkah dari Allah. Ya kalau cuacanya tidak hujan pas waktu lalu, mungkin lebih banyak lagi yang jadi buah," pungkasnya.

Saat kondisi cuaca cenderung mendukung, ditambah perawatan yang intensif, pohon durian bakal menghasilkan buah terbaik. Salah satunya milik nenek lima cucu itu, yang kini mulai diincar pembeli.

"Kalau durian Jawa lokal milik saya ini rasanya manis melekat seperti kopi alias pahit manis, memang khasnya begitu," ujarnya.

Sebagai informasi, biasanya musim durian berlangsung selama bulan Oktober hingga Desember. Sepanjang bulan tersebut adalah momentum surga bagi pecinta buah durian. Sebab, jumlah dan kualitas yang dihasilkan adalah yang terbaik.

"Sebulan insyaallah bisa untung jutaan," pungkas Sartuni (76) dengan wajah sumringah. (*)

Baca Sebelumnya

Pedagang Pasar Blimbing Keluhkan Kenaikan Harga Beras

Baca Selanjutnya

Profil Briptu Tiara Nissa, Polwan Polda Jatim Lulusan Terbaik Akpol Turki

Tags:

MUSIM DURIAN pacitan petani

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar