Mau Lapor Jalan Rusak? Sabar Dulu, Pemkab Pacitan Tak Bisa Janji Perbaikan Tahun Ini

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

30 Apr 2025 14:23

Thumbnail Mau Lapor Jalan Rusak? Sabar Dulu, Pemkab Pacitan Tak Bisa Janji Perbaikan Tahun Ini
Seorang warga tengah mendokumentasikan pengendara motor yang tengah melintasi jalan rusak, Rabu, 30 April 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Kalau warga berharap jalan rusak di wilayahnya segera mulus bak lintasan MotoGP, harap tahan dulu ekspektasinya.

Bukan karena pejabatnya enggan bekerja, melainkan karena kondisi keuangan daerah yang sedang tidak baik-baik saja.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pacitan, Imam Syafiq, secara terbuka menyampaikan bahwa pihaknya tak bisa menjanjikan secara mendadak perbaikan jalan semasif tahun lalu.

“Banyak laporan lewat medsos atau langsung yang masuk ke kami dari berbagai lapisan masyarakat. Tapi kami tidak bisa berjanji seperti dulu,” ujar Imam kepada Ketik.co.id, Rabu, 30 April 2025.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Menurutnya, bila pada tahun sebelumnya pihak PUPR masih bisa berjanji untuk menganggarkan perbaikan melalui anggaran perubahan, tahun ini hal itu sukar dilakukan.

“Kalau dulu ya, insyaallah masih bisa kami janjikan untuk dianggarkan di anggaran perubahan, kalau sekarang tidak berani,” imbuhnya menjawab keluhan masyarakat.

Imam Syafiq mengatakan, pangkal persoalannya adalah Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mengalami pemangkasan drastis.

Pagu induk anggaran jalan kabupaten yang semula mencapai Rp84 miliar untuk 120 paket, kini menyusut menjadi hanya Rp24,8 miliar untuk 101 paket alias terpangkas 71 persen.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

"Anggaran proyek jalan jadi harus dipreteli kecil-kecil biar merata," ungkapnya.

Secara umum, dari total 1.374 kilometer jalan kabupaten yang menjadi kewenangan Dinas PUPR Pacitan, sebanyak 838 kilometer atau sekitar 39 persen sejatinya tercatat dalam kondisi rusak.

Pun, angka itu terus bertambah setiap tahun dengan rata-rata kerusakan naik 3,7 persen.

"Geografis di Pacitan sangat berpengaruh dengan ketahanan infrastruktur jalan. Kalau dihitung idealnya perbaikan, untuk 1 kilometer anggarannya butuh sekitar 1 miliar,” beber Imam.

Meski begitu, PUPR Pacitan tetap berupaya menyalurkan usulan ke pemerintah pusat dan provinsi. Namun sayangnya, pemerintah di tingkat atas juga sedang melakukan efisiensi anggaran, sehingga belum ada kepastian bantuan.

Fokus ke Akses Wisata, Perbatasan, dan Pemerataan di Zona Kemiskinan

Dengan keterbatasan dana, Pemkab Pacitan tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan di titik-titik strategis, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Pergeseran Nomor 21 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 25 April 2025.

Fokus utama diarahkan ke akses wisata dan perbatasan, serta pemerataan di wilayah yang menjadi kantong kemiskinan.

Akses Wisata:

  • Wilayah Barat: Srau–Watukarung (4 titik)  
  • Wilayah Tengah: Pancer Dor dan Pangasan (3 titik)  
  • Wilayah Timur: Pantai Pidaan (1 titik)

Akses Perbatasan:

  • Dengan Kabupaten Ponorogo: 5 titik

Pemerataan:

  • 32 paket proyek dialokasikan untuk wilayah kecamatan yang masuk kategori kantong kemiskinan seperti Bandar, Nawangan, Tulakan, Tegalombo, Arjosari, Kebonagung, Pringkuku, dan Sudimoro.

“Walaupun terbatas, tetap kami upayakan pemerataan. Titik-titik ini menyasar wilayah yang secara ekonomi masih perlu didorong,” tutup Imam Syafiq. (*)

Baca Sebelumnya

Pameran Batik Bordir Aksesoris Fair 2025 Targetkan 20 Ribu Pengunjung

Baca Selanjutnya

Berita Duka: Ketua MUI Kota Malang KH. Baidowi Muslich Berpulang

Tags:

pacitan pupr pacitan pemkab pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar