Intip Serunya Tradisi Rontek Gugah Sahur saat Bulan Ramadan di Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

5 Mar 2025 03:13

Thumbnail Intip Serunya Tradisi Rontek Gugah Sahur saat Bulan Ramadan di Pacitan
Tradisi rontek gugah sahur, kelompok perontek tengah melintasi depan Pendopo Kabupaten Pacitan, Rabu, 5 Maret 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Ada serunya Ramadan di Kabupaten Pacitan.

Betapa tidak, setiap jelang sahur di kota 1001 goa ini ratusan warga dari berbagai desa sekitaran wilayah Kota Pacitan turun ke jalan membangunkan orang sahur dengan tradisi ronda thetek (rontek).

Sekitar pukul 01.30 WIB, udara dingin dini hari yang menusuk kulit seolah tak dihiraukan. Di tangan kelompok rontek, ada sebuah kentongan bambu, bedug dan gong yang siap dipukul.

Bunyi dentingan bedug dan gong mulai terdengar, menandakan Rontek Gugah Sahur telah dimulai.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Di bawah remang-remang lampu jalan, iring-iringan ratusan pemuda mulai bergerak. Setiap langkah diiringi dengan tabuhan.

Ritme kentongan dipukul bergantian berpadu, menciptakan harmoni yang khas dan menggema.

"Ceritane wayang Ramayana...," teriak salah satu perontek asal Arjowinangun berseru pada teman-temannya mengawali lagu berjudul 'Anoman Obong'.

Dari sela-sela trotoar, warga tampak menunggu kelompok rontek melintas. Pujiyono, seorang warga asal Arjosari tampak memperhatikan iringan perontek di Depan Pendopo Pacitan.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Seperti malam-malam Ramadan sebelumnya, mereka, kelompok rontek berjalan kaki menyusuri Jalan Panglima Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Gatot Subroto hingga kembali ketempat awal. 

Foto Rombongan rontek diikuti oleh semua usia, mulai anak-anak, remaja hingga orang tua. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Rombongan rontek diikuti oleh semua usia, mulai anak-anak, remaja hingga orang tua. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Suara kentongan mengalun merdu, membangunkan warga agar tak melewatkan sahur. Mendekati pukul 03.00 WIB, kelompok menyudahi perjalanan melintasi rute yang telah ditentukan.

Tradisi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan warisan yang telah mengakar di tanah kelahiran Presiden SBY.

Meriah tapi Rawan, Rontek Sahur di Pacitan Dapat Pengawasan Khusus

Di balik kemeriahannya, rontek gugah sahur di Kabupaten Pacitan rawan terjadi bentrokan antar massa. Pengamanan ketat dari aparat gabungan setempat pun dilakukan guna mencegah.

"Rontek memang boleh, asal tak ugal-ugalan," begitulah kira-kira harapan Pemkab Pacitan.

Kasatpol-PP Pacitan, Ardyan Wahyudi, mewanti-wanti bahwa semua ada aturannya. Pemkab tak mau ada kejadian memalukan lantaran bentrokan antar kelompok rontek.

Karena itu, pengamanan dibagi ke empat rayon biar semua terpantau rapi. Rayon Barat: Kelurahan Pacitan, Pucangsewu, Sumberharjo, Bangunsari. Rayon Utara: Widoro, Nanggungan, Tanjungsari. Rayon Selatan: Ploso, Baleharjo, Sidoharjo. Rayon Timur: Arjowinangun, Sirnoboyo, Sukoharjo, Kembang, Mentoro, Menadi, Purworejo, Kayen.

Setiap desa harus punya penanggung jawab. Kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, sampai koordinator rontek ditugaskan menjaga jalannya acara.

Pemkab juga bakal blusukan ke desa-desa buat koordinasi. Pengalaman tahun lalu harus jadi pelajaran.

Pun baru-baru ini, Sekda Heru menegaskan bahwa ASN tak boleh sekadar jadi pemantau dari balik meja. “Jadilah contoh. Kalau ada yang kelewat batas, ingatkan. Jangan malah ikut nimbrung,” katanya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pacitan, Kemal Pandu Pratikna, juga ikut menimpali. Ia sadar betul, rontek ini bukan sekadar hiburan, tapi sudah jadi tradisi. 

“Kami tak melarang, asal jangan sampai bikin orang geram. Mari kita kawal dengan cara yang santun dan beradab,” ucapnya.

Tak cuma ASN, TNI dan Polri juga siap siaga. Danramil 0801/01 Pacitan, Kapten Kav Dadut Setiyawan, meminta pengamanan diatur dengan baik.

“TNI-Polri harus satu suara dengan Linmas. Jangan sampai ada kesalahpahaman di lapangan,” pesannya.

Intinya demi kenyamanan bersama. Satu hal yang pasti, semuanya diminta tertib selama mengikuti Rontek Ramadan. (*)

Baca Sebelumnya

Persiapan PSU Pilkada Kabupaten Magetan, KPU Jatim Pastikan Kebutuhan Anggaran

Baca Selanjutnya

Massa Taati Aturan, Rontek Gugah Sahur di Pacitan Berjalan Kondusif

Tags:

pacitan Rontek Gugah Sahur di Pacitan #ngetik

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar