Ini Bulan-Bulan Favorit Warga Pacitan untuk Gelar Pernikahan, Apa Saja?

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

19 Apr 2024 12:07

Thumbnail Ini Bulan-Bulan Favorit Warga Pacitan untuk Gelar Pernikahan, Apa Saja?
Prosesi ijab kabul yang dilakukan warga Pacitan saat memasuki bulan baik. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Sedikitnya ada empat momen yang menjadi favorit warga di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur untuk mengikat janji suci atau menikah.

Menurut Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pacitan, Muhammad Rafiq Fauzan musimnya warga Pacitan melangsungkan pernikahan adalah bulan Syawal, Dzulhijah, Safar, Sya'ban.

Alasan di balik pemilihan bulan-bulan tersebut bermacam-macam. Salah satunya lantaran tak lepas dari keyakinan dan tradisi turun-temurun. 

"Secara umum, naiknya pasangan yang mengajukan pernikahan itu ada di bulan Syawal, Dzulhijah, Safar, Sya'ban kalau dalam kalender Hijriah. Ini memang selalu ada peningkatan karena jadi tradisi masyarakat," jelas Rafiq, kepada Ketik.co.id, Jumat, (19/4/2024).

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Meskipun tidak didasari oleh dalil. Kepercayaan masyarakat, khususnya orang tua, masih kuat terhadap bulan-bulan tersebut.

"Hari baiknya itu karena menurut hitungan jawa yang diyakini oleh masyarakat. Seperti saat ini masuk Syawal juga termasuk ramai," tambah Rafiq.

Rafiq mencatat, lonjakan jumlah pendaftar pernikahan di KUA Pacitan terlihat jelas perbedaannya saat memasuki waktu tersebut.

Jumlahnya di bulan baik, bisa mencapai puluhan pasangan pengantin. Sedangkan di luar waktu tersebut hanya berkisar belasan pasangan.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Kalau tahun kemarin dalam satu bulan baik ini bisa sampai 90-an, kalau di hari biasa tidak bisa di prediksi tapi antara 15-an saja," lanjutnya.

Kendati demikian, Rafiq menegaskan bahwa menikah yang terpenting adalah niat baik, sesuai dengan aturan pemerintah dan agama.

Namun, tradisi menikah di bulan baik ini menjadi bagian dari kekayaan budaya dan kepercayaan masyarakat Pacitan yang perlu dilestarikan.

Lebih lanjut, Rafiq menambahkan bahwa bulan-bulan tersebut ternyata memiliki keistimewaan tersendiri bagi umat Islam.

"Syawal dan Dzulhijah merupakan bulan yang juga dianjurkan untuk menikah dalam islam, termasuk Sapar dan Sya'ban," ucapnya.

Menikah di bulan-bulan tersebut, diharapkan pasangan dapat memulai kehidupan rumah tangga dengan penuh berkah dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Tradisi ini menjadi pengingat bagi pasangan suami istri untuk senantiasa menjaga keharmonisan rumah tangga dan menjalani hidup dengan penuh rasa syukur," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Asahan Gelar Musrenbang RPJPD Tahun 2025-2045

Baca Selanjutnya

Jelang Putusan MK Sengketa Pilpres, Ini Tanggapan Khofifah Selaku Dewan Pembina TKN Prabowo-Gibran

Tags:

pacitan menikah KUA pernikahan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

32 Tahun Lahan Dipakai Pemkab Pacitan untuk Wisata Goa Gong, Ahli Waris Tuntut Rp20 Miliar

19 April 2026 18:43

32 Tahun Lahan Dipakai Pemkab Pacitan untuk Wisata Goa Gong, Ahli Waris Tuntut Rp20 Miliar

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

19 April 2026 12:21

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

18 April 2026 23:01

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

17 April 2026 23:32

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

17 April 2026 12:47

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend