Hewan Ternak di Pacitan Terdampak Fenomena Suhu Dingin

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

19 Jul 2024 09:10

Thumbnail Hewan Ternak di Pacitan Terdampak Fenomena Suhu Dingin
Ternak di Pacitan yang rawan terjangkit penyakit saat musim bediding. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Fenomena suhu dingin yang tak biasa atau bediding tengah melanda Pacitan, Jawa Timur, salah satunya di Kecamatan Sudimoro.

Warga yang merasakan dampaknya membagikan melalui media sosial. 

"Dingin poll lurr. Jadi pengen ndang nikah wae (Dingin sekali lur, jadi pengin segera nikah aja)," tulis warga setempat, Sulistyowati (22), dalam status WhatsApp-nya.

Diketahui, bediding adalah kondisi di mana suhu lingkungan terasa lebih dingin dibanding biasanya, terutama di wilayah Indonesia bagian selatan.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Fenomena ini merupakan siklus musiman yang ditandai dengan aktifnya angin monsun timuran yang bersifat kering dan dingin, minimnya tutupan awan, dan rendahnya intensitas hujan.

"Diprediksi, bakal berlangsung pada bulan Juni-September (periode musim kemarau). Suhu terdingin umumnya terjadi pada bulan Agustus seiring memasuki puncak musim kemarau," papar Radite menurut rilis BMKG Malang, Jumat (19/7/2024).

Ternyata bediding tidak hanya berdampak pada suhu udara, tetapi juga berpotensi memiliki dampak signifikan terhadap berbagai sektor. Seperti, kesehatan, pertanian, hingga peternakan.

"Suhu dingin yang ekstrem dapat memengaruhi indeks kenyamanan tubuh, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia. Lalu, terjadinya embun es (frost) di daerah dataran tinggi juga dapat merusak tanaman dan menyebabkan gagal panen," terangnya kepada Ketik.co.id.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Selain itu, suhu dingin yang ekstrem ternyata juga berpotensi menyebabkan kematian ternak, khususnya unggas.

Terpisah, salah satu pemilik peternakan ayam petelur di Kecamatan Punung, Sugeng Waluyo, mengungkapkan bahwa peternak di Pacitan merasakan dampak signifikan dari bediding.

"Kalau dampaknya pasti sangat terasa produksi telur ayam turun karena kondisi kesehatan ayam," ungkapnya saat ditemui di kandang.

Sugeng mengaku telah melakukan beberapa langkah untuk menjaga kesehatan ayamnya.

"Perlakuannya jelas berbeda ketimbang kondisi suhu normal. Sekarang haru menyediakan kandang yang hangat dan ventilasi yang baik, lalu memberikan vitamin tambahan untuk ayam dan Memantau kondisi ayam secara berkala," bebernya.

Kendati begitu, Sugeng mengaku belum ada kasus kematian ayam di kandangnya akibat suhu dingin.

Peternak pun diingatkan Sugeng, agar peka bagaimana cara memperhatikan ayam dan membaca situasi cuaca.

"Insyaallah aman kalau peternak pandai memperhatikan ayamnya. Sejauh ini Alhamdulillah tidak ada yang mati," tutupnya singkat.

Imbauan bagi Masyarakat

Lantaran kondisi ekstrem tersebut, BPBD setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap fenomena bediding dan menjaga kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. 

Berikut beberapa tips untuk menjaga kesehatan saat bediding:

  • Gunakan pakaian hangat yang cukup
  • Konsumsi makanan dan minuman yang bergizi
  • Istirahat yang cukup
  • Hindari paparan udara dingin secara langsung saat malam hari
  • Segera ke dokter jika mengalami gejala kesehatan yang tidak biasa

Baca Sebelumnya

Program Digital Skills Wujudkan Mimpi Naufal dan Mutiara di Bidang Digital

Baca Selanjutnya

Cegah Udara Dingin Masuk Rumah dengan Beberapa Tips Berikut

Tags:

pacitan Bediding

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar