Hari Apoteker, RSUD dr. Darsono Pacitan Edukasi 90 Pelajar SMPN 2 soal Bahaya Narkotika

24 September 2026 13:14 24 Sep 2026 13:14

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Hari Apoteker, RSUD dr. Darsono Pacitan Edukasi 90 Pelajar SMPN 2 soal Bahaya Narkotika

RSUD dr. Darsono Pacitan memberikan edukasi tentang kenakalan remaja dan bahaya narkotika kepada 90 pelajar SMPN 2 Pacitan dalam rangka memperingati Hari Apoteker, Kamis, 24 September 2026. (Foto: RSUD for Ketik)

KETIK, PACITAN – Memperingati Hari Apoteker, RSUD dr. Darsono Pacitan menggelar edukasi tentang kenakalan remaja dan bahaya narkotika kepada 90 pelajar SMPN 2 Pacitan, Kamis, 24 September 2026. 

Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan pemahaman pelajar agar mampu menjaga kesehatan dan menjauhi penyalahgunaan narkotika.

Puluhan pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan perwakilan dari setiap kelas. 

Edukasi berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi dan sesi tanya jawab bersama narasumber dari RSUD dr. Darsono Pacitan.

Direktur RSUD dr. Darsono Pacitan, dr. Johan Tri Putranto, mengatakan edukasi sejak usia sekolah penting untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap berbagai persoalan yang dapat memengaruhi kesehatan dan masa depan mereka.

"Anak-anak ini merupakan generasi penerus kita. Karena itu, mereka perlu mendapatkan edukasi sejak dini mengenai kenakalan remaja maupun bahaya narkotika. Harapannya, mereka bisa memahami risikonya dan mampu mengambil keputusan yang baik dalam pergaulan," ujar dr. Johan, Kamis, 24 September 2026.

Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak cukup dilakukan ketika seseorang sudah terpapar. 

Edukasi sejak dini diperlukan agar pelajar memiliki bekal untuk menjaga diri dan tidak mudah terpengaruh lingkungan yang membawa dampak negatif.

"Kita ingin mereka berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang dapat membawa pada hal-hal negatif. Pencegahan tentu lebih baik dilakukan sejak dini melalui edukasi dan pembentukan lingkungan pergaulan yang sehat," katanya.

Foto

dr. Johan menegaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kolaborasi antara rumah sakit dan institusi pendidikan dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

"Rumah sakit tidak hanya berperan ketika masyarakat sudah sakit. Kami juga memiliki tanggung jawab untuk ikut memberikan edukasi dan melakukan upaya promotif serta preventif, termasuk kepada anak-anak usia sekolah," jelasnya.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMPN 2 Pacitan serta Siti Mariyam, S.KM., M.M., selaku Kepala Bidang Pelayanan Penunjang RSUD dr. Darsono Pacitan.

Materi tentang kenakalan remaja disampaikan Sad Widyastuti, S.Si., Apt., M.Clin.Pharm. 

Sementara materi mengenai narkotika disampaikan Nisrina Febri Maisun, S.Farm., Apt.

Selain mendapatkan materi, para siswa juga diberi kesempatan berinteraksi langsung dengan narasumber melalui sesi tanya jawab. 

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan door prize.

Melalui kegiatan tersebut, RSUD dr. Darsono Pacitan berharap para pelajar semakin memahami pentingnya memilih pergaulan yang sehat, menjaga kesehatan, serta memiliki keberanian untuk menolak narkoba.

"Harapan kami sederhana, anak-anak bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berprestasi, dan mampu menjaga dirinya dari berbagai hal yang bisa merusak masa depan," pungkas dr. Johan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Dr Johan Tri Putranto Siti Mariyam Sad Widyastuti Nisrina Febri Maisun RSUD dr Darsono RSUD dr Darsono Pacitan Smpn 2 Pacitan Hari Apoteker 2026 edukasi pelajar Bahaya Narkotika Kenakalan remaja Pencegahan Narkoba Edukasi kesehatan Kesehatan Remaja Pelajar Smp Generasi Muda Pacitan Pergaulan Sehat Pencegahan Narkotika promotif preventif Pendidikan Kesehatan Berita pacitan Info Pacitan