Gas LPG 3 Kg Masih Langka di Pacitan, Pangkalan Diduga Lebih Pilih Dahulukan Pengecer

Editor: Al Ahmadi

16 Mar 2026 22:35

Thumbnail Gas LPG 3 Kg Masih Langka di Pacitan, Pangkalan Diduga Lebih Pilih Dahulukan Pengecer
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar saat memberikan keterangan terkait distribusi LPG 3 kilogram di Pacitan, Senin, 16 Maret 2026. Polisi mendesak pangkalan tidak mengutamakan penjualan ke pengecer, yang terbukti main-main terancam ditindak. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Pacitan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah masih terjadi hingga Senin, 16 Maret 2026.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar mendesak pangkalan tidak mengutamakan penjualan kepada pengecer, tetapi lebih dulu melayani masyarakat atau rumah tangga.

Kapolres Ayub mengaku masih terus memantau distribusi gas bersubsidi tersebut di lapangan. 

Ia mengingatkan pangkalan agar tidak melakukan praktik kerja sama dengan pengecer yang berpotensi memicu kenaikan harga di tingkat masyarakat.

Baca Juga:
Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edi Hariyanto Minta Pertamina Transparan terkait LPG 3 Kg

"Jangan sampai pangkalan tidak mau jual lalu kongkalikong dengan pengecer. Pengecer bisa berspekulasi berani ambil harga di atas HET, mengambil kesempatan," kata Ayub, Senin, 16 Maret 2026.

Menurutnya, jika pangkalan menjual langsung kepada masyarakat dengan harga eceran tertinggi (HET), keuntungan yang diperoleh memang relatif kecil.

Namun kondisi itu tidak boleh menjadi alasan untuk lebih memilih menjual ke pengecer.

Ia juga menerima laporan bahwa di beberapa daerah, pangkalan masih memiliki stok dan kuota LPG 3 kilogram.

Baca Juga:
Lagi, Kelangkaan LPG 3 Kg di Lumajang Kembali Terjadi

Tetapi, sering kali gas tersebut disebut sudah dialokasikan untuk pelanggan atau pengecer.

"Di pangkalan sebenarnya ready, kuota ada. Tapi alasannya selalu untuk pelanggan atau pengecer," ujarnya.

Ayub mengungkapkan, dari informasi yang diterimanya, pangkalan diduga menjual gas LPG kepada pengecer dengan selisih harga sekitar Rp5 ribu dari HET.

Jika HET sekitar Rp18 ribu, maka pangkalan bisa menjual ke pengecer sekitar Rp23 ribu.

Kondisi tersebut kemudian membuat harga di tingkat pengecer melambung tinggi.

Bahkan, LPG 3 kilogram bisa dijual ke masyarakat dengan harga Rp28 ribu hingga Rp35 ribu per tabung.

Kapolres menyebut pihaknya akan terus melakukan pemantauan.

Jika ditemukan pangkalan yang terbukti melakukan praktik tersebut, kepolisian akan menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan dinas terkait.

"Jika terbukti ada modus seperti itu, akan kami tindak dan kami laporkan ke Disperindag agar izinnya dicabut," katanya.

Ia juga mencontohkan langkah yang diterapkan di sejumlah daerah lain, di mana dinas perdagangan mengarahkan pangkalan untuk lebih dulu melayani pembelian individu atau rumah tangga sebelum menjual ke pengecer.

"Ini apa gak peduli yah masyarakat kesusahan," ungkapnya.(*)

Baca Sebelumnya

Bayu Rekso Aji, Sosok Aktivis Sosial yang Kini Pimpin Komisi B DPRD Kota Malang

Baca Selanjutnya

Pererat Silaturahmi Ramadan, Bank Jateng KC Slawi Gelar Bukber bareng Jurnalis Tegal

Tags:

LPG 3 kg kelangkaan LPG Pacitan Kapolres Pacitan Gas Melon pengecer LPG Disperindag Pacitan distribusi LPG

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

19 April 2026 12:21

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

18 April 2026 23:01

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

17 April 2026 23:32

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

17 April 2026 12:47

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda