DKPP Pacitan: Kakao Grade A dari Desa Gawang Dipuji CIRAD-France, Siap Go Global

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

2 Des 2025 18:42

Thumbnail DKPP Pacitan: Kakao Grade A dari Desa Gawang Dipuji CIRAD-France, Siap Go Global
Kunjungan CIRAD-France dan PSLB ISTIPER Yogyakarta di Desa Gawang, Kebonagung, Pacitan, Rabu, 3 Desember 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Tim CIRAD-France dan Pusat Saint Lanskap Berkelanjutan (PSLB) ISTIPER Yogyakarta melakukan kunjungan ke Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Selasa, 2 Desember 2025.

Kunjungan tersebut dalam rangka agenda Program Indokakao yang merupakan kolaborasi antara Bappenas dan CIRAD France.

Yang tujuannya, mengidentifikasi secara langsung perkembangan pengembangan tanaman kakao di Desa Gawang, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra budidaya kakao berkualitas dari Pacitan.

Dari hasil lawatan tersebut, Kepala DKPP Pacitan, Sugeng Santoso menyampaikan bahwa potensi kakao di Desa Gawang dinilai berada pada level yang sangat kompetitif.

Baca Juga:
Kemarau Panjang Mulai April, Ini Komoditas Minim Air yang Cocok Ditanam Petani Pacitan

“Jenis kakao MCC02 dan Sulawesi 1 yang ditanam para petani di sini mampu menghasilkan kualitas Grade A. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan pendapatan petani,” ujar Sugeng yang turut mendampingi rombongan.

Tim CIRAD-France juga memberikan beberapa catatan penting.

Foto Rombongan CIRAD-France bersama PSLB ISTIPER Yogyakarta, DKPP Pacitan, Pemdes dan para petani kakao saat meninjau perkebunan kakao di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Selasa, 2 Desember 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)Rombongan CIRAD-France bersama PSLB ISTIPER Yogyakarta, DKPP Pacitan, Pemdes dan para petani kakao saat meninjau perkebunan kakao di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Selasa, 2 Desember 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

Pengelolaan kebun dinilai sudah baik dan mengikuti Good Agriculture Practice (GAP).

Baca Juga:
Petani Wajib Tahu! Jatah Pupuk Subsidi Pacitan 2026 Naik, Ini Rinciannya

Namun, aspek pascapanen masih perlu perbaikan, terutama terkait kadar air biji kakao yang dinilai terlalu kering.

Biji kakao Desa Gawang tercatat memiliki kadar air 5,6 persen, sementara standar internasional berada pada kisaran 8–11 persen.

Catatan lainnya ada pada fasilitas fermentasi.

Kotak fermentasi yang digunakan petani masih berukuran kecil, di bawah batas minimal 40 kilogram, serta masih terdapat unsur metal seperti paku besi.

"Area penjemuran juga disarankan untuk tidak lagi menggunakan bahan logam dan diganti dengan para-para bambu untuk menjaga kualitas biji," jelasnya.

Foto Pj. Kepala Desa Gawang, Tinar Aditya Firdani, S.STP saat menyerahkan bingkisan kepada perwakilan tim kunjungan CIRAD-France di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Selasa, 2 Desember 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)Pj. Kepala Desa Gawang, Tinar Aditya Firdani, S.STP saat menyerahkan bingkisan kepada perwakilan tim kunjungan CIRAD-France di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Selasa, 2 Desember 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

Selain itu, dalam kunjungan ini juga dibahas rencana uji coba kemitraan pembelian biji kakao antara petani Desa Gawang dengan pihak luar negeri, yakni Chocolate ACBI.

Kemitraan ini direncanakan mulai berjalan pada awal Januari 2026 dengan standar internasional sebagai acuan utama, tanpa batasan kuantitas maupun waktu pengiriman.

"Kami optimistis kakao Gawang bisa menembus pasar internasional," ungkapnya.

Sementara itu, Pj. Kepala Desa Gawang, Tinar Aditya Firdani, S.STP menyatakan kesiapan desanya dalam menindaklanjuti peluang tersebut.

“Kami siap mengembangkan sektor kakao ini lebih serius. Dengan pendampingan dari tim Prancis dan dukungan pemerintah daerah,” katanya.

Adapun pendampingan akan terus berlanjut untuk memastikan proses budidaya dan pascapanen semakin sesuai standar global serta memberikan manfaat maksimal bagi petani.(*)

Baca Sebelumnya

Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Jamin Ketersediaan Pasokan Energi Selama Libur Nataru

Baca Selanjutnya

Kasus Korupsi Dana Fakir Miskin Situbondo Disidangkan, JPU Ungkap Modus 2 Terdakwa

Tags:

CIRAD-France PSLB ISTIPER Yogyakarta Kakao Pacitan DESA GAWANG Indokakao DKPP Pacitan Kebonagung Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar