Baru 23 Desa di Pacitan yang Siap Dibangun Gerai KDMP, Ini Biang Keroknya

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

24 Nov 2025 16:16

Thumbnail Baru 23 Desa di Pacitan yang Siap Dibangun Gerai KDMP, Ini Biang Keroknya
Kepala Bidang Koperasi Diskuperin Pacitan, Anang Soleh Setyanto saat menunjukkan foto lahan KDMP dan memberikan penjelasan perkembangan pembangunan gerainya di Pacitan, Senin, 24 November 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Pembangunan infrastruktur fisik atau gerai usaha Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Pacitan telah bergulir mulai Oktober 2025, namun kesiapan desa masih menjadi pekerjaan rumah (PR). 

Dari total 50 desa yang masuk tahap awal program, baru 23 desa yang dinyatakan siap dan telah memulai pembangunan fisik.

Kepala Bidang Koperasi Diskuperin Pacitan, Anang Soleh Setyanto menyampaikan bahwa pembangunan gerai usaha saat ini berada pada pelaksanaan tahap pertama dan kedua oleh PT Agrinas sesuai MoU pemerintah pusat.

“Mulai Oktober-November ini Kopdes di Pacitan sudah proses pembangunan gerai usaha. Gerai usaha, sesuai MoU di pemerintahan pusat dibangun oleh PT Agrinas melalui Kodim 0801. Untuk tahap pertama dan kedua ini sedang berlangsung,” ujarnya, Senin, 24 November 2025.

Baca Juga:
Bupati Tegal Tegaskan ADPD 2027 Utuh, Pembangunan Desa Tak Terkendala

Ia menjelaskan, tahap pertama mencakup 20 desa dan tahap kedua 30 desa, sehingga total 50 desa menjadi sasaran awal.

“Tahap satu awal November sudah mulai, tahap kedua beberapa minggu ini juga sudah mulai,” ujarnya.

Dari sisi data dan administrasi lahan koperasi, 39 koperasi sudah mengirimkan berkas, sementara 11 lain belum lengkap.

“Dari 39 itu yang sudah mulai pembangunan secara fisik 23. Jadi sejak Oktober-November fokus pada penyiapan lahannya dulu,” terangnya.

Baca Juga:
Kemanunggalan TNI-Rakyat di Sumberadi Sleman, Seragam Hijau dan Kaos Oblong Bersatu Membangun Desa

Ia mengungkapkan, sejumlah desa masih terkendala kesiapan lahan. Sebab, minimal kebutuhan lahan gerai 600 meter persegi.

“Bangunannya kan 20 x 30, jadi perlu 600 meter persegi, idealnya 1000 meter persegi. Lahannya harus rata, siap bangun, dan lokasinya strategis. Kalau di hutan ya mau buat apa,” katanya.

Beberapa titik belum dapat dibangun karena kondisi lahan tidak memenuhi syarat, sehingga membutuhkan penanganan seperti pengurukan.

“Dari pihak Agrinas sendiri harus lokasi siap bangun, jadi tidak ada yang namanya merobohkan bangunan atau memotong tebing. Itu salah satu kendalanya,” ujarnya.

Hingga kini, selain 23 desa yang sudah masuk tahap pembangunan, ada 12 desa yang sudah memasang plang lokasi.

Ditanya soal pembiayaan, ia menyebut, dana desa (DD) sebesar 30 persen tetap diarahkan untuk pengembangan usaha sesuai ketentuan pemerintah pusat.

“Untuk pembangunan gerai, anggarannya dari APBN,” ujarnya.

Anang berharap desa dapat segera menuntaskan kesiapan lahan agar pembangunan dapat berjalan serentak. 

“Ikuti arahan dari pemerintah pusat dari kementerian-kementerian terkait. Saat ini kita ikuti saja sebisa mungkin, kita siapkan sumber-sumber yang memungkinkan. Kalau ada kendala nanti dikoordinasikan lebih lanjut,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Rawan Bocor, Ketua DPRD Pacitan Minta Pelaporan Real-Time dari PAD Wisata

Baca Selanjutnya

Inspektorat Aceh Singkil Gelar Sidang Penyelesaian Ganti Kerugian Daerah

Tags:

KDMP Pacitan Pembangunan desa Diskuperin Pacitan Koperasi Pacitan Pembangunan Grey Usaha PT AGRINAS

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar