Bangun Gedung Baru Rp2,7 M, Inspektorat Pacitan: Sesuai Amanat Regulasi

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

27 Mei 2025 12:11

Thumbnail Bangun Gedung Baru Rp2,7 M, Inspektorat Pacitan: Sesuai Amanat Regulasi
Inspektur Daerah Kabupaten Pacitan, Mahmud, saat diwawancarai di Kantor Inspektorat. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Inspektorat Daerah Kabupaten Pacitan direncanakan akan memiliki gedung baru dua lantai.

Pembangunan gedung yang menelan anggaran sebesar Rp2,7 miliar tersebut akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Menurut Inspektur Daerah Kabupaten Pacitan, Mahmud, pembangunan ini merupakan bagian dari upaya penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Langkah tersebut juga mengacu pada regulasi nasional yang mengatur pengalokasian anggaran untuk fungsi pengawasan.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

“Betul, pemerintah kabupaten Pacitan juga tunduk dan mengacu pada Surat Edaran (SE) bersama KPK, Kemendagri, dan BPKP. Tahun 2025, kami menganggarkan 0,75 persen dari APBD untuk penguatan APIP. Sesuai amanat regulasi,” ujar Mahmud kepada Ketik.co.id, Selasa, 27 Mei 2025.

Mahmud menyebut, langkah ini selaras dengan SE bersama tiga lembaga negara, yang menyarankan agar daerah dengan APBD Rp1 triliun hingga Rp2 triliun mengalokasikan minimal 0,75 persen belanja daerah untuk pengawasan internal.

Pembangunan gedung, lanjut Mahmud, hanyalah salah satu bagian dari strategi besar memperkuat peran Inspektorat. 

Porsi anggaran lainnya juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta pengadaan sarana penunjang.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

"Bentuk penguatan APIP ini adalah setiap auditor berkewajiban mengikuti Diklat Pengawasan 120 jam setahun pada lembaga resmi seperti BPK, BPKP, Irjen Kemendagri dan lain-lain. Penguatan lainnya adalah penyediaan sarana pendukung pengawasan seperti kendaraan, laptop, alat bantu pengawasan dan lain-lain dan apabila sudah mencukupi bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur termasuk gedung," papar Mahmud.

Mahmud mengungkapkan bahwa keterbatasan fasilitas telah lama menjadi kendala kinerja lembaganya. Ia menyoroti kondisi kendaraan dinas yang kerap mogok hingga ruang kerja yang tidak layak.

“Bayangkan saja, kendaraan dinas kami sering mogok. Bahkan ruang kerja irban khusus yang menangani pencegahan korupsi hanya selebar 1,5 meter, padahal tiap hari menerima banyak tamu,” ungkapnya.

Rencana pembangunan gedung Inspektorat juga mendapat sambutan positif dari Forum Koordinasi Kepala Desa (FKKD) Kabupaten Pacitan.

Ketua FKKD, Utomo, menyebut Inspektorat sebagai mitra penting dalam membangun tata kelola keuangan desa yang akuntabel. Bahkan, berkat upaya tersebut, empat desa di Pacitan sudah jadi percontohan Desa Antikorupsi terbaik nasional.

“Terima kasih kepada Inspektorat yang selama ini mendampingi kami. Desa-desa di Pacitan bisa mengelola anggaran dengan bertanggung jawab,” kata Utomo, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Arjosari. (*)

Baca Sebelumnya

Gaji PPPK Kabupaten Halmahera Selatan Siap Dibayarkan

Baca Selanjutnya

Waka DPRD Dorong Regenerasi Kepemimpinan PMI Kota Malang, Era Muda Digital dan AI

Tags:

pacitan Inspektorat Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar