Ajak Pejabat di Pacitan Hindari Korupsi, KPK Sebut Jabatan Ini Jadi Pelaku Terbanyak

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

13 Agt 2025 11:56

Thumbnail Ajak Pejabat di Pacitan Hindari Korupsi, KPK Sebut Jabatan Ini Jadi Pelaku Terbanyak
Direktur Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Aida Ratna Zulaiha saat diwawancarai usai mengisi kegiatan bertajuk "Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan" di Gedung Karya Darma, Pacitan, Rabu, 13 Agustus 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Seluruh pejabat tinggi di Kabupaten Pacitan diajak untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik dengan menghindari praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Direktur Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Aida Ratna Zulaiha menekankan bahwa praktik KKN dapat merugikan negara, menghambat pembangunan daerah, dan merusak hubungan antara pemerintah dan masyarakat. 

"Korupsi tidak hanya merusak keuangan negara, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah," ungkap Aida, dalam acara seminar bertajuk "Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan" di Gedung Karya Dharma, Pacitan, Rabu, 13 Agustus 2025.

Statistik Kasus Korupsi di Indonesia

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Foto Pemaparan sosialisasi oleh KPK kepada pejabat di Gedung Karya Dharma Pacitan.Pemaparan sosialisasi oleh KPK kepada pejabat di Gedung Karya Dharma Pacitan.

Aida juga memaparkan data terkini terkait kasus korupsi yang ditangani oleh KPK sejak tahun 2004 hingga 11 Agustus 2025.

Berdasarkan data, gratifikasi dan suap merupakan jenis tindak pidana yang paling banyak terjadi, mencakup 62 persen dari seluruh kasus.

Pengadaan barang/jasa dan kewenangan negara (KN) berada di urutan kedua, menyumbang 25 persen dari total kasus.

Baca Juga:
Muslimat NU Serukan Dunia Tanpa Perang, Khofifah dan Arifah Saksikan Deklarasi 9 Tuntutan ke PBB

Sementara, penyelewengan anggaran dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) masing-masing mencatatkan angka 3 persen dan 4 persen.

Pejabat yang Paling Banyak Terlibat Kasus Korupsi

Aida juga menyampaikan bahwa anggota legislatif, baik di tingkat DPR maupun DPRD, mencatatkan angka tertinggi dalam hal keterlibatan dalam kasus korupsi, dengan total 364 orang.

Selain itu, pejabat dari berbagai tingkat Eselon I hingga IV tercatat sebanyak 443 orang yang terlibat dalam tindak pidana korupsi.

Pejabat eksekutif seperti bupati, wali kota, gubernur, serta pejabat korporasi juga tercatat dalam statistik tersebut.

KPK berharap, pejabat daerah di Pacitan semakin memahami tantangan dalam pemberantasan korupsi dan semakin berkomitmen untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugas mereka.

"Kami berharap acara ini dapat memperkuat komitmen para pejabat di Pacitan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan negara dan masyarakat," pungkas Aida Zulaiha.(*)

Baca Sebelumnya

RSUD Labuha Kobarkan Patriotisme Kesehatan di Panggung HUT RI ke-80

Baca Selanjutnya

Khofifah Apresiasi Sinergi Kodam V/Brawijaya lewat Rutilahu, Bantu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan Ekstrem

Tags:

pacitan Korupsi pejabat Pacitan Pencegahan korupsi kolusi Nepotisme integritas tata kelola pemerintahan Transparansi Gratifikasi suap Pengadaan Barang kewenangan negara penyelewengan anggaran TPPU Legislatif DPR DPRD eselon pejabat eksekutif Bupati Wali Kota Gubernur pejabat korporasi Seminar KPK Pacitan kesadaran pejabat anti korupsi Pemerintahan Bersih pencegahan KKN Kepercayaan Publik pembangunan daerah KPK

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar