5 Fakta Gempa Megathrust M 6,4 di Pacitan

Editor: Al Ahmadi

6 Feb 2026 13:16

Thumbnail 5 Fakta Gempa Megathrust M 6,4 di Pacitan
Masjid Al Iman di Craken Wetan, Desa Sumberharjo yang rusak usai gempa megathrust M 6,4 mengguncang Pacitan, Jumat, 6 Februari 2026 dini hari. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Gempa bumi tektonik berjenis megathrust berkekuatan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat, 6 Februari 2026 dini hari. 

Guncangan kuat yang terjadi sekitar pukul 01.06 WIB itu membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa Pacitan merupakan gempa megathrust yang dipicu pergerakan naik lempeng atau thrusting dengan kedalaman tergolong dangkal.

“Gempa Pacitan ini merupakan jenis gempa megathrust, yang tergambar dari mekanismenya berupa pergerakan naik (thrusting) dengan kedalaman dangkal berkedalaman 58 km,” kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 6 Februari 2026.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

Adapun berikut rangkuman sejumlah fakta gempa Pacitan yang dihimpun Ketik.com dari berbagai sumber.

1. Guncangan Dirasakan hingga Berbagai Daerah

Berdasarkan data BMKG, guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah. Di Pacitan, Bantul, dan Sleman, intensitas mencapai skala IV MMI atau dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.

Sementara di Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Wonosobo, serta Banjarnegara, gempa dirasakan dengan skala III MMI.

Adapun di Tuban dan Jepara, getaran tercatat pada skala II MMI, yang dirasakan sebagian orang dan menyebabkan benda-benda ringan bergoyang.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

2. Dalam Tiga Jam, terjadi 16 Gempa Susulan

Menurut siaran pers BPBD Pacitan, aktivitas gempa susulan cukup intens setelah gempa utama. Dalam rentang waktu sekitar tiga jam, terdeteksi sedikitnya 16 kali gempa susulan dengan magnitudo bervariasi, sebagian besar berkisar antara M 2,1 hingga M 3,8.

Mayoritas gempa susulan berpusat di wilayah Pacitan dan sekitarnya, termasuk Gunungkidul, Bantul, Trenggalek, dan Jember. Aktivitas tersebut tercatat sejak sekitar pukul 00.46 WIB hingga 05.07 WIB.

3. Menelan Korban Nyawa

Gempa Pacitan dilaporkan menelan korban jiwa. Seorang warga Kecamatan Ngadirojo meninggal dunia setelah terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri.

Korban diketahui bernama Joko Santoso (53), warga RT 005 RW 002 Dusun Krajan Kidul, Desa Tanjungpuro.

Korban terjatuh saat berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Akibat kejadian tersebut, korban sempat tidak sadarkan diri dan dibawa warga ke Unit Gawat Darurat Puskesmas Ngadirojo. Namun setibanya di fasilitas kesehatan, kondisinya sudah sangat lemah.

Korban dibawa ke UGD dalam kondisi tidak sadar, keluar darah dari mulut sebelum akhirnya meninggal.

4. Belasan Rumah Warga dan Fasilitas Pendidikan Terdampak

Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan fisik pada 15 lokasi meliputi rumah warga dan fasilitas umum. 

Data sementara mencatat rumah warga terdampak tersebar di wilayah Pacitan kota, Pringkuku, Nawangan, Arjosari, Bandar, hingga Kebonagung.

Beberapa di antaranya rumah milik Agus di Lingkungan Gantung, Kelurahan Pacitan, Marno dan Juminto di Kelurahan Ploso, Suwito di Desa Tamanasri, Lilik di Desa Menadi, serta Sarimin di Lingkungan Krajan Lor, Kelurahan Ploso.

Fasilitas pendidikan yang dilaporkan mengalami dampak adalah SMPN 4 Sudimoro. Selain itu, sejumlah rumah warga di Desa Mujing, Kedungbendo, Petungsinarang, Gondang, hingga Plumbungan juga tercatat mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

5. Nyaris Timbulkan Tsunami

BMKG menyatakan gempa berkekuatan M 6,4 tersebut nyaris menimbulkan tsunami. Menurut Daryono, kekuatan gempa yang masih berada di bawah magnitudo 7,0 menjadi faktor utama tidak terjadinya tsunami.

“Patut disyukuri gempa Pacitan ini tidak mencapai magnitudo 7,0, karena jika mencapai kekuatan tersebut dapat berpotensi tsunami,” kata Daryono.

Hingga kini, BPBD bersama instansi terkait masih melakukan pendataan lanjutan terhadap dampak gempa serta mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.(*)

Baca Sebelumnya

Wali Kota Malang Waspadai 'Romli' di Mujahadah Kubro 1 Abad NU: Picu Kemacetan dan Keruwetan

Baca Selanjutnya

Kota Kediri Raih Peringkat 2 Nasional Penurunan Stunting 2025

Tags:

Gempa Pacitan gempa megathrust Gempa M 6 4 BMKG gempa susulan Pacitan Jawa Timur

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar