Potensi Strategis Pesantren sebagai Poros Baru Kemandirian Ekonomi Umat

Editor: Irwansyah

23 Mar 2023 04:22

Thumbnail Potensi Strategis Pesantren sebagai Poros Baru Kemandirian Ekonomi Umat
Oleh: H Ma’ruf Mubarok SH atau Gus Mamak*

Dalam rekaman sejarah, pesantren hanya dianggap sebagai salah satu lembaga pendidikan agama tertua yang ada di Indonesia. Para santri dianjurkan untuk fokus mempelajari ilmu Al-Quran dan Hadits. Selain itu diajarkan pula kitab-kitab kuning yang dapat membekali mereka dalam mengembangkan ilmu keagamaan.

Pesantren mempunyai keterkaitan erat dalam hubungan sosio-politik, sosio-kultural, sosio-ekonomi, maupun sosio-religius. Dengan masyarakat utamanya di lingkungan pedesaan, pesantren mempunyai hubungan yang akrab, harmonis, saling terlibat dan memberikan sumbangsih dalam perjalanan spiritual masyarakat dan kemandiran ekonomi umat.

Konsep dasar peran pesantren inilah yang dibutuhkan masyarakat dalam pengembangan di sektor ekonomi. Jangka panjang pembangunan ekonomi dengan proses pemberdayaan dimaksudkan untuk menciptakan negara yang mampu material ekonomi mewujudkan stabilitas pembangunan spiritual, pembangunan stabilitas dan keamanan stabilitas.

Tujuan akhir yang ingin dicapai dalam pembangunan adalah baldatun thayyibatun wa rabb ghafur: sebuah negeri yang baik dan mendapat ampunan dari Allah SWT.

Baca Juga:
Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

Atas dasar itu, pesantren harus mampu menjadi poros baru kemandiran ekonomi umat dan dapat memberikan dampak luas serta menjadi solusi sebagai pembangunan kemandiran ekonomi umat pada saat ini.

Ada beberapa potensi yang dimiliki pesantren dalam kemandirian ekonomi ummat, di antaranya:

Pertama: salah satu unsur dari pesantren adalah santri yang mempunyai potensi besar dalam menggalakkan ekonomi ummat karena jumlahnya yang sangat banyak.

Hal ini menjadi modal untuk mengembalikan kejayaan islam. Maka seharusnya santri juga ditanamkan jiwa entrepreneurship. 

Baca Juga:
Kepala Daerah Diingatkan Pantau MBG, Gubernur Khofifah Perintahkan Perbaiki Kendala di Lapangan

Dalam hal ini, harapannya dari pesantren akan melahirkan generasi-generasi muda yang cakap dalam membangun kemandiran ekonomi umat  dan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa yang akan mengelola Indonesia.

Keduapesantren sebagai poros baru kemandiran ekonomi umat, juga berperan dalam penyediaan lapangan pekerjaan dengan penyedian kios-kios untuk masyarakat bisa berdagang di pesantren tersebut.

Serta menjadi karyawan pada lembaga ekonomi pendidikan yang dikelola oleh pondok pesantren seperti pesantren di wilayah Malang yang memiliki 17 unit usaha untuk melayani masyarakat.

Hal ini juga sebagai salah satu sumbangsih dari pesantren dalam membangun negara “baldatun thayyibatun wa rabb ghafur”.



*) H Ma’ruf Mubarok atau Gus Mamak, tokoh muda yang menjadi entrepreneur
**) Isi tulisan di atas menjadi tanggung jawab penulis
***) Ketentuan pengiriman naskah opini:
1. Naskah dikirim ke alamat email redaksi@ketik.co.id. Berikan keterangan OPINI di kolom subjek
2. Panjang naskah maksimal 800 kata
3. Sertakan identitas diri, foto, dan nomor HP
4. Hak muat redaksi 

Baca Sebelumnya

Yuk Berbagi, Jember Mini Zoo Punya Program Donasi Paket Eduwisata untuk Anak Yatim

Baca Selanjutnya

EL Hotel Royale Yogjakarta Tawarkan Zona Kuliner Ramadan

Tags:

Gus Mamak Pesantren Ekonomi umat H Ma’ruf Mubarok

Berita lainnya oleh Irwansyah

Telkomsel Kenalkan Paket SIMPATI, Ada Fitur Rollover Masa Aktif Kuota

11 Agustus 2025 11:25

Telkomsel Kenalkan Paket SIMPATI, Ada Fitur Rollover Masa Aktif Kuota

Cetak Srikandi Pemimpin Masa Depan, FISIP UB Gagas Akademi Kepemimpinan Perempuan

4 Agustus 2025 15:44

Cetak Srikandi Pemimpin Masa Depan, FISIP UB Gagas Akademi Kepemimpinan Perempuan

PKB Se-Malang Raya Dituntut Adaptif, Cak Udin: Waktunya Berselancar dengan AI

27 Juli 2025 20:46

PKB Se-Malang Raya Dituntut Adaptif, Cak Udin: Waktunya Berselancar dengan AI

Cak Udin Ingatkan Kader PKB Se-Indonesia Wajib Khitmad pada NU dan Nahdliyin

28 April 2025 21:38

Cak Udin Ingatkan Kader PKB Se-Indonesia Wajib Khitmad pada NU dan Nahdliyin

Dorong Ketahanan Energi Nasional, FSPPB dan Ikatan Alumni Lemhanas Desak Pemerintah Revisi UU Migas No. 22/2001

18 Oktober 2024 18:23

Dorong Ketahanan Energi Nasional, FSPPB dan Ikatan Alumni Lemhanas Desak Pemerintah Revisi UU Migas No. 22/2001

Anggota DPRD Kota Depok Fanny Fatwati Genjot Ekonomi Daerah Lewat Bimtek Kewirausahaan

16 Oktober 2024 20:05

Anggota DPRD Kota Depok Fanny Fatwati Genjot Ekonomi Daerah Lewat Bimtek Kewirausahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar