KETIK, PACITAN – Liburan dengan staycation ke hotel nampaknya perlahan mulai ditinggalkan sebagian wisatawan.
Kini, menikmati sore hingga malam di tepi pantai dengan tenda berdiri menghadap laut menjadi gaya berlibur yang mulai digandrungi.
Seperti di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur yang menyediakan banyak spot pantai untuk tujuan wisatawan camping, hingga glamping (glamor kemping).
Jika tak punya peralatan tak usah khawatir, toko-toko penyewaan alat-alat camping hingga tenda yang sudah siap ditempati layaknya penginapan kini mulai menjamur.
Menjadi peluang usaha yang menjanjikan.
Di kawasan barat Pacitan misalnya, seperti Pantai Srau, Pantai Buyutan, Watu Karung hingga Klayar, beraneka ragam peralatan camping hingga outfit telah disediakan.
Untuk harganya bervariasi sesuai dengan kebutuhan penyewa.
Wisatawan menikmati suasana sore sambil bermain di bibir pantai kawasan Pantai Srau, Kabupaten Pacitan.
Salah satu penyedia rental tenda di Pantai Srau Pacitan, Ihsan Efendi menyebut tren camping liburan ramai dalam beberapa tahun terakhir.
"Sekarang trendnya piknik keluarga, jadi banyaknya keluarga-keluarga itu mereka pergi gak mau ke hotel-hotel. Maunya camping ke pantai," jelasnya kepada Ketik.com, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Lanjutnya, semakin ke sini, beraneka ragam jenis tenda model-model terbaru muncul salah satunya glamping.
"Glamping sendiri sudah seperti rumah portable yang lengkap dengan kamar, teras hingga dapur outdoor. Kalau di saya sendiri banyaknya yang sewa anak-anak Gen Z, mereka menyewa kadang sehari ada yang beberapa hari," ungkapnya.
Namun, lanjutnya, tetap yang banyak penyewa itu untuk keluarga.
"Minat penyewaan masih tinggi, cuma kalau udah anak gen Z gak ribet-ribet, ibarat celana sewa, jaket sewa, sepatu sewa, semua sewa. Pulang gak nyuci lagi, tinggal pulangkan, nah dah beda generasi. Nah kalau untuk yang camping berkeluarga biasanya lebih komplit sewa alatnya," imbuhnya.
Untuk paket komplit, pelaku usaha menyediakan seluruh kebutuhan berkemah atau menginap.
Diantaranya, ada matras, kipas angin, lampu, colokan listrik, meja, kursi, serta perlengkapan memasak.
"Kami sediakan pilihan paket, ada yang Rp120 ribu, Rp180 ribu dan Rp 230 ribu, kapasitas empat orang. Kelengkapan fasilitas menyesuaikan paket yang diambil," ungkapnya.
Menurut Ihsan, pilihan paket tersebut memudahkan wisatawan menyesuaikan kebutuhan dan anggaran tanpa harus membeli perlengkapan camping sendiri.
"Jadi wisatawan tidak perlu lagi membawa banyak perlengkapan dari rumah," ungkapnya.
Pengunjung memanfaatkan gazebo dan area terbuka di Pantai Srau, Pacitan, untuk bersantai bersama keluarga. Wisata alam terbuka menjadi pilihan favorit masyarakat saat akhir pekan.
Sementara itu, wisatawan asal Madiun, Dimas Pratama (27) yang liburan bersama temannya mengaku sengaja memilih camping di pantai karena ingin menikmati suasana liburan yang berbeda.
"Kalau camping suasananya lebih terasa. Bisa menikmati sunset, malam dengar suara ombak, paginya langsung lihat matahari terbit. Pengalamannya lebih berkesan aja," ujarnya.
Dimas mengatakan dirinya juga memilih menyewa perlengkapan camping di lokasi karena lebih praktis.
Menurutnya, membawa perlengkapan dari rumah cukup merepotkan, apalagi jika bepergian menggunakan sepeda motor.
"Harga sewanya juga masih terjangkau. Jadi kami tinggal datang, tenda sudah siap, tidak perlu repot membawa perlengkapan dari rumah," katanya.
Hal senada disampaikan wisatawan asal Ponorogo, Rina Wulandari (34), yang datang bersama suami dan dua anaknya.
Ia menilai camping menjadi alternatif liburan keluarga yang lebih hemat sekaligus memberikan pengalaman baru bagi anak-anak.
"Anak-anak senang sekali karena bisa tidur di tenda, main pasir, dan melihat laut dari pagi sampai malam. Kalau di hotel mereka tidak mendapatkan pengalaman seperti ini," tuturnya.
Menurut Rina, fasilitas penyewaan yang semakin lengkap membuat wisatawan tidak perlu khawatir meski baru pertama kali mencoba camping.
"Kami tinggal bawa pakaian saja. Tenda, matras, lampu, sampai peralatan masak sudah disediakan. Jadi sangat membantu, terutama untuk keluarga yang belum punya perlengkapan camping," ungkapnya.(*)
