KETIK, MALANG – Di dalam Kampung Kayutangan Heritage Kota Malang berdiri sebuah bangunan unik bernama Rumah Jengki. Berdiri sejak tahun 1960-an, Rumah Jengki kini disulap menjadi kafe yang mampu membawa pengunjung seolah bertamu di rumah nenek.
Jengki merupakan gaya arsitektur asli Indonesia yang populer pada masa pasca kemerdekaan RI. Dulunya rumah tersebut merupakan bangunan klenengan, atau separuh bangunan berasal dari tembok, dan sebagian lain dari anyaman bambu. Kemudian kakeknya meminta arsitek dari Universitas Airlangga (Unair), Ir Daryo untuk mendesain rumah tersebut.
Rumah Jengki baru disulap menjadi tempat ngopi pada sekitar bulan Agustus 2023 atas persetujuan dari ibunya. Hal tersebut disebabkan Zakia dan keluarga hingga kini masih mendiami Rumah Jengki.
"Kalau di konsepnya bertamu. Mereka berkunjung seperti ke rumah nenek, atau saudara yang ada di kampung. Konsep itu masuk dan diterima oleh setiap orang yang berkunjung. Jadi merasakan bgt kaya di rumah nenek," ujar Zakia.
Ruangan yang dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul para pengunjung pun terbatas. Zakia mencoba memanfaatkan ruang-ruang yang ada dan ditata sedemikian rupa agar terasa suasana ala rumah nenek.
Di sana juga terpajang beragam pernak-pernik koleksi pribadi peninggalan kakeknya. Mulai dari gelas dan piring antik, koleksi kaset, jam kuno, lonceng, dan juga koleksi pribadi lainnya.
"Sampai sekarang masih tetap kami tinggalin sebagai rumah. Makanya kita tidak buka sampai dalam. Di belakang tetap tempat kita, sama kamar dan dapur juga," lanjutnya.
Meskipun menyatu dengan pengunjung, Zakia dan keluarga tidak merasa terganggu dengan dijadikannya rumah huniannya sebagai kafe. Ia juga membatasi kunjungan sejak pukul 09.00-22.00 WIB. Namun pada akhir pekan jam tutup Rumah Jengki bertambah sampai pada 23.30 WIB.
"Respons pengunjung juga positif karena mereka menyukai konsep ini. Setiap pengunjung puas dengan hidangan dan konsep yang dibuat. Harapan saya semoga Kampung Kayutangan Heritage masih tetap menjadi tujuan wisata utama di Kota Malang," tutupnya. (*)
Nongkrong di Rumah Jengki Kayutangan Kota Malang, Serasa Bertamu di Rumah Nenek
12 April 2024 08:07 12 Apr 2024 08:07
Lutfia Indah, Naufal Ardiansyah
Redaksi Ketik.com
Bagian dalam Rumah Jengki yang telah dibuka sebagai kafe. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Rumah Jengki Rumah Jengki Kayutangan Heritage Kafe Kota Malang Kota Malang Kayutangan HeritageBaca Juga:
Hari Kartini 2026! Emansipasi Bukan Soal "Menang Sendiri", Ini Pesan Dekan FISIP Unmer MalangBaca Juga:
Pecah! 30 Ribu Penonton Meriahkan Konser Hey Slank di Kota MalangBaca Juga:
[FOTO] Sensasi Kuliner Italia di Malang, Cicipi “Torre Del Gusto” Italian All You Can Eat Dinner di Hotel Santika PremiereBaca Juga:
Kejari Kota Malang Lelang 12 Aset Koruptor Puskopsyah Al KamilBaca Juga:
UAS: Keteladanan Orang Tua, Kunci Anak Cintai AllahBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
21 April 2026 19:13
Cegah Joki dan Earphone, UB Siagakan Ratusan Alat Deteksi di UTBK SNBT 2026
21 April 2026 17:15
Hari Pertama UTBK, UB Malang Pastikan Pelaksanaan Ujian Aman Tanpa Gangguan Teknis
21 April 2026 16:59
Refleksi Hari Kartini: Hanya 35 Ketua DPRD Perempuan di Indonesia, Amithya Ratnanggani Ajak Perempuan 'Rebut' Kursi Parlemen
21 April 2026 11:53
Kisah Sukarni, 15 Tahun Jadi Supeltas Kota Malang yang Konsisten Berkebaya di Hari Kartini
20 April 2026 22:57
Perkuat Struktur Organisasi, Lapas Perempuan Malang Sambut 3 Pejabat Baru
20 April 2026 18:21
Peduli Lansia, Lapas Perempuan Malang Berbagi Kasih di Panti Jompo
Trending
Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend
Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda
Calon Komisaris dan Direksi Delta Artha serta PT Aneka Usaha Segera Diumumkan, Ada Pejabat dan Jurnalis
PMII Sampang Demo DPRD, Soroti Kerusakan Lingkungan akibat Tambang Galian C
