KETIK, YOGYAKARTA – Bawaslu Kabupaten Sleman kembali menerima laporan dugaan politik uang pada masa tenang Pilkada Serentak 2024. Kali ini kasus tersebut terjadi di Padukuhan Krapyak 7, Margoagung, Seyegan, Kabupaten Sleman.
Informasi tadi dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar. Ia mengaku menerima laporan politik uang di Seyegan pada Selasa dinihari 26 November 2024.
Ia menyebut, Bawaslu Kabupaten Sleman menerima laporan itu untuk ditindaklanjuti. Arjuna juga menegaskan bahwa Bawaslu Kabupaten Sleman akan terus berupaya untuk mencegah adanya politik uang.
Untuk itu, Arjuna mengimbau kepada masyarakat luas untuk ikut proaktif mencegah praktik kotor money politics atau politik uang tadi.
Sementara itu penelusuran Ketik.co.id menyebutkan. Ketua Tim Paslon 02 Kapanewon Seyegan Azis Purwanto mengungkapkan aksi bagi-bagi uang tersebut dilakukan oleh Tim paslon 01 pada Senin, 25 November 2024 sore.
"Uang yang dibagikan oleh tim paslon 01 berupa uang pecahan nominal Rp 50 ribuan dan sudah terdistribusi," kata Azis yang mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut pada Senin sekira pukul 21.00.
Ia menyatakan tahu setelah ada laporan ke posko setempat. Beserta warga lainnya, Azis segera menindaklanjutinya.
"Saat itu kami temui orang yang membagikan uang, yakni C yang ternyata atas perintah pak S. Selanjutnya saya dan saksi-saksi kemudian datang ke tempat pak S pada pukul 21.30," ujarnya.
Masih menurut keterangan Azis, saat itu S telah mengakui bagi-bagi uang senilai Rp50.000 per orangnya, kepada warga setempat.
Sejumlah sumber menyebut pembagian uang tersebut dilakukan setelah Ashar.
"Sedangkan total berapa orang yang menerima uang, kami masih mendatanya," terang Aziz Purwanto.
Ia menyebut selain bukti rekaman video warga yang menerima. Ada tiga terlapor dalam peristiwa ini yakni S, C dan Ny M.
Keterangan Aziz Purwanto dikuatkan oleh pernyataan Koordinator Tim Hukum Paslon no urut 2, Harda-Danang dalam Pilkada Sleman 2024, Iwan Setyawan.
"Betul saya, mas Arsiko dan pak Aji Anggoro dari BBHAR DPC PDI Perjuangan Sleman turut mendampingi pak Aziz saat membuat laporan ke Bawaslu Sleman Selasa dinihari tadi," terang Pengacara bergelar doktor tersebut.
Namun hingga berita ini dikirim ke meja redaksi belum ada keterangan resmi dari pihak Timses 01 Kustini-Sukamto pada gelaran Pilkada Sleman 2024. (*)
Tim Kusuka Kembali Dilaporkan Bagi-Bagi Uang, Kali Ini Terjadi di Seyegan Sleman
26 November 2024 12:19 26 Nov 2024 12:19
Fajar Rianto, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Koordinator Tim Hukum Paslon no urut 2, Harda-Danang dalam Pilkada Sleman 2024, Iwan Setyawan (depan) beserta Arsiko Arsiko Daniwidho Aldebarant. (Foto: Dok Iwan Setyawan for Ketik.co.id)
Tags:
Pilkada Serentak 2024 Pilkada Sleman Money politics Politik Uang Indikasi Politik Uang Padukuhan Krapyak 7 Margoagung Seyegan Sleman Posko Anti Politik Uang BBHAR DPC PDI Perjuangan Sleman Bawaslu Sleman KPU SlemanBaca Juga:
Mungkinlah Pilkades Tanpa Politik Uang ?Baca Juga:
Kesaksian Janggal Eks Pengawas Pemilu: Antara 'Kecolongan' dan Pesan 'Bantu Bupati'Baca Juga:
Jalani Pemeriksaan, Terdakwa Sri Purnomo "Amnesia Selektif": Berbelit Menjawab Jaksa, Lancar Menyudutkan DinasBaca Juga:
Kasus Terdakwa Eks Bupati Sleman Sri Purnomo Tak Sebanding dengan Tom Lembong, Mengapa?Baca Juga:
Dari Proyek "Salah Kamar" hingga Titipan Politik, Kesaksian Pokdarwis: Ada Pesan “Ewangi Ibu” Tiap Dana CairBerita Lainnya oleh Fajar Rianto
27 Mei 2026 12:55
Lautan Jemaah Padati Lapangan Denggung Sleman, Khusyuk Laksanakan Salat Iduladha 1447 H
26 Mei 2026 07:05
Tok! Pemkab Sleman Terbitkan SE Aturan Takbiran hingga Salat Iduladha 1447 H
25 Mei 2026 20:46
Jelang Iduladha, Harga Bahan Pokok di Sleman Relatif Stabil Meski Cabai Merah Naik
24 Mei 2026 17:20
Sinergi SE Bupati Sleman dan Aksi Hijau di Wedomartani: Kubur Limbah Pakai EM4, Bungkus Daging Kurban Pakai Daun Jati
24 Mei 2026 09:01
BRIN Kukuhkan Istiana Hermawati Sebagai Profesor Riset
23 Mei 2026 19:53
Diikuti 2.500 Peserta, Defile 17 Kapanewon Meriahkan Puncak Hari Jadi ke-110 Sleman, Sri Sultan HB X Ajak Warga Mulat Sarira
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
516 Guru dan Kepala Sekolah di Pemalang Terima SK Penugasan
SPMB Kota Malang Memanas! Ribuan Siswa Tak Bisa Masuk Sekolah Negeri
