KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menyambut kepulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya kloter ke-116 atau kloter terakhir musim haji 1447 H/2026 M di Asrama Haji Surabaya pada Rabu, 1 Juli 2026.
"Selamat datang kembali di Tanah Air para tamu Allah. Alhamdulillah, panjenengan dengan izin Allah bisa berkumpul kembali bersama keluarga setelah menunaikan rukun Islam kelima sekaligus yang paling berat. Tentu kita berharap semua pengorbanan ini ditukar Allah dengan haji yang mabrur," ujar Khofifah.
Penyambutan kloter pamungkas tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian operasional penyelenggaraan ibadah haji Debarkasi Surabaya tahun 2026.
Momentum ini sekaligus menjadi refleksi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Pusat dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji yang aman, nyaman dan semakin berkualitas bagi seluruh jemaah.
Pada kesempatan sama, Khofifah juga menyempatkan diri menyapa jemaah tertua Debarkasi Surabaya, Raminten Murtomo Singodimedjo, yang berusia 87 tahun. Ia mengapresiasi semangat dan keteguhan Raminten dalam menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
"Beliau luar biasa sekali. Sebenarnya sudah empat kali dipanggil untuk haji, tapi baru bisa berangkat tahun ini karena harus menunggu anaknya yang berangkat sebagai pendamping. Beliau bahkan kuat lempar jumroh sendiri dan rutin sholat malam. Alhamdulillah, sekarang bisa kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat," kata Khofifah.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah bekerja selama penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, petugas kesehatan, imigrasi, aparat keamanan, hingga seluruh petugas yang mendampingi jemaah di Tanah Suci.
"Saya berharap semua pengabdian yang telah dilakukan menjadi bagian dari ibadah yang diterima Allah SWT. Sekarang silakan kembali berkumpul dengan keluarga dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing," tuturnya.
Pada musim haji tahun 2026, sebanyak 116 kloter dengan total sekitar 44.000 jemaah debarkasi Surabaya. Hingga penutupan operasional, sebanyak 43.894 jemaah telah kembali ke Tanah Air.
Tercatat 77 jemaah wafat di Tanah Suci, 10 jemaah kembali secara mandiri, dua jemaah pulang melalui debarkasi lain, 17 jemaah masih menjalani perawatan di Arab Saudi serta terdapat satu jemaah dari embarkasi lain yang dipulangkan melalui Debarkasi Surabaya. (*)
.png)