KETIK, SURABAYA – Operasional Haji 2026 telah berakhir yang ditutup langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Menhaj RI) Mochammad Irfan Yusuf di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Rabu, 1 Juli 2026.
Dalam laporannya, pria yang akrab disapa Gus Irfan itu menyampaikan haji yang wafat di Tanah Suci. Ia mengungkapkan, total jemaah yang meninggal sebanyak 367 orang.
"Tercatat 376 jemaah dan satu petugas haji wafat di Arab Saudi. Ini merupakan angka yang menurut kami masih cukup besar. Walaupun masih jauh lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," katanya dalam konferensi pers di Gedung Bir Ali, Asrama Haji Surabaya.
Ia mendoakan bagi jemaah yang telah wafat di Tanah Suci, semoga amal ibadahnya di terima oleh Allah SWT, "dan Insyaallah Husnul Khatimah," doanya.
Lanjutnya, bagi keluarga yang ditinggalkan mendapatkan klaim asuransi jiwa yang diharapkan dapat membantu.
"Nilai pertanggungan sebesar BPIH langsung dikirimkan oleh perusahaan asuransi masing-masing kepada rekening keluarga jemaah," ungkapnya.
Selain melaporkan jemaah yang meninggal, ia juga menyampaikan beberapa jemaah haji yang masih mendapatkan perawatan di Arab Saudi karena sakit.
"Masih terdapat 60 jemaah yang dirawat di rumah sakit Arab Saudi. Masing-masing 7 orang di Jeddah, 31 di Madinah dan 22 di Makkah. Kami akan selalu berkomunikasi dengan keluarga. Kami masih meninggalkan beberapa tim untuk terus memantau perkembangan kesehatan mereka di sana," pungkasnya.
Sementara itu, jemaah haji Debarkasi Surabaya pada Rabu, 1 Juli 2026 telah menuntaskan seluruh operasional haji dengan tibanya kloter 116 sore tadi. (*)
.png)