KETIK, BLITAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Blitar mulai memanaskan mesin politik menjelang Pemilu 2029. Salah satunya dengan melakukan penyegaran kepengurusan yang diisi banyak kalangan muda dari generasi Z dan milenial.
Langkah tersebut ditandai dengan rapat pengurus sekaligus kegiatan ta’aruf atau pengenalan anggota DPC PPP Kota Blitar yang baru. Kegiatan berlangsung di Kantor DPC PPP Kota Blitar, Senin, 6 Juli 2026, dalam suasana santai namun penuh semangat konsolidasi.
Ketua DPC PPP Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari DPP PPP.
“Setelah menerima SK dari DPP, hari ini DPC PPP Kota Blitar menyelenggarakan ta’aruf. Ta’aruf itu pengenalan anggota DPC yang baru. Dari pengurus ini yang baru ada sekitar 40 persen,” ujar Nuhan.
Menurutnya, pertemuan tersebut sengaja dikemas secara hangat agar seluruh pengurus dapat saling mengenal sekaligus menyatukan visi dalam membesarkan PPP di Kota Blitar.
“Jadi ini tadi kegiatan santai dan hangat ya. Kita ingin berbicara dari hati ke hati untuk kemajuan PPP ke depannya di Kota Blitar,” katanya.
Nuhan mengungkapkan, kepengurusan kali ini didominasi wajah-wajah baru dari kalangan Gen Z dan milenial. Kehadiran mereka diharapkan mampu membawa semangat baru sekaligus memperkuat adaptasi partai terhadap perkembangan teknologi dan media sosial.
“Banyak Gen Z dan milenial ya ini keluarga kita yang baru, dengan harapan akan membawa energi yang baru. Terutama di zaman sekarang yang banyak pengaruh media sosial, kita perlu beradaptasi dan menyesuaikan tentunya,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menegaskan kepengurusan yang baru akan langsung difokuskan untuk mempersiapkan kontestasi politik tahun 2029. Konsolidasi akan dilakukan mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan sebagai upaya memperkuat basis elektoral PPP di Kota Blitar.
“Untuk pengurus baru PPP nantinya kita akan mempersiapkan 2029 akan bertarung di pencalegan ya. Makanya mulai dari sekarang mereka mulai menata, berkonsolidasi mulai dari tingkat kelurahan sampai tingkat kecamatan agar nantinya bisa mendapatkan elektoral,” terangnya.
PPP Kota Blitar pun memasang target cukup ambisius pada Pemilu 2029, yakni meraih lima kursi DPRD. Jika target tersebut tercapai, partai berlambang Ka’bah itu siap mengusung calon sendiri dalam Pilkada Kota Blitar berikutnya.
“Bahkan nantinya kita punya target jika terpenuhi lima kursi ya insyaallah kita akan mencalonkan di pemilihan nanti. Untuk orangnya siapa, nanti saja ya. Yang terpenting kita sudah siapkan untuk calonnya,” tegas Nuhan.
Sementara itu, salah satu pengurus muda dari kalangan Gen Z yang dipercaya menjabat sebagai Wakil Sekretaris I DPC PPP Kota Blitar, Icha, mengaku antusias bisa bergabung dalam kepengurusan partai. Menurutnya, organisasi politik menjadi wadah belajar sekaligus kesempatan bagi anak muda untuk berkontribusi kepada masyarakat.
“Seru juga pengalaman kami sebagai kaum muda untuk berorganisasi sekaligus belajar berpolitik ya. Kita bisa membuka peluang dan menyalurkan sumbangsih ke masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap semakin banyak generasi muda yang berani terjun ke dunia politik sehingga proses regenerasi kepemimpinan dapat berjalan dengan baik.
“Biar enggak yang tua-tua saja nantinya. Yang diajarkan di kami untuk persiapan regenerasi juga ke depannya, bagaimana pemuda bisa terjun langsung ke masyarakat dan memberikan ide-ide serta gagasan kami untuk kemajuan Kota Blitar ini,” pungkasnya.
.png)