Isu Demo Besar Berujung Chaos Hoaks, Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno: Jangan Mudah Terprovokasi

6 Agustus 2026 22:47 6 Agt 2026 22:47

Nani Ekowati, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Isu Demo Besar Berujung Chaos Hoaks, Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno: Jangan Mudah Terprovokasi

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Suyatno mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi isu hoaks terkait wacana demo besar yang beredar di media sosial, Kamis, 6 Agustus 2026. (Foto: Nani Eko/Ketik.com)

KETIK, CILACAP – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Suyatno, menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya demo besar yang disebut akan berujung kerusuhan pada Agustus 2026 merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

Politikus Partai Gerindra itu mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, karena hingga saat ini kondisi keamanan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Cilacap, tetap kondusif.

"Isu yang beredar itu tidak benar, sebab kami merasa bahwa negara kita aman-aman saja, dan sampai saat ini pun juga tidak ada tanda-tanda akan terjadi apa pun," ujar Suyatno kepada wartawan, Kamis, 6 Agustus 2026.

Suyatno yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Cilacap menilai, isu tersebut diduga sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

Menurutnya, perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi.

Namun, penyebaran informasi palsu yang memicu kepanikan tidak dapat dibenarkan.

"Kalau mengenai perbedaan politik, menurut saya itu hal yang wajar, tapi sepertinya ada pihak-pihak yang sengaja ingin mengadu domba dengan menyebarkan berita bahwa bulan Agustus ini akan ada demo besar-besaran yang mengakibatkan negara kita akan chaos," katanya.

Ia mengaku prihatin dengan maraknya penyebaran hoaks di media sosial.

Padahal, keterbukaan informasi yang berkembang saat ini seharusnya dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat, bukan justru memperkeruh suasana.

Menurut Suyatno, dampak penyebaran berita bohong tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga dapat mengganggu ketenteraman masyarakat apabila terus dibiarkan.

"Ini justru dapat mengancam ketenteraman masyarakat," ujarnya.

Karena itu, Suyatno mendorong pemerintah bersama aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja memproduksi maupun menyebarkan informasi palsu.

Ia menilai langkah tegas diperlukan agar berita bohong tidak berkembang menjadi informasi yang dipercaya masyarakat luas.

"Kalau ini dibiarkan, nanti akan berdampak besar, dan menjadikan berita-berita hoaks ini seakan-akan berita yang benar. Untuk itu, pemerintah harus tegas dan menyikapi betul-betul," tegasnya.

Di akhir keterangannya, Suyatno kembali mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai ataupun membagikannya kepada orang lain.

"Kami minta jangan mudah percaya dengan berita yang belum tentu kebenarannya dan jangan juga ikut menyebarkan informasi yang tidak benar. Ini demi ketenteraman kita semua," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Isu Agustus 2026 Gerindra Cilacap DPRD Cilacap BERITA CILACAP Suyatno Hoaks Demo Agustus 2026 media sosial Kabupaten Cilacap Info Cilacap