[FOTO] Menelusuri Kuburan Londo di Kota Malang: Mengintip Megahnya Ornamen Peninggalan Belanda yang Tersisa
31 Desember 2025 14:37 31 Des 2025 14:37
Patung perempuan berdoa yang terbuat dari marmer asli sejak jaman pendudukan Belanda di Kota Malang. Saat ini kondisinya terguling, diduga pada jaman dahulu ada yang mencoba mencuri namun gagal karena terlalu berat. (Foto: Lutf/Ketik)
Patung malaikat yang sedang berdoa. Banyak ditemukan patung di makam-makam orang Belanda karena mengibaratkan bahwa makam adalah tempat peristirahatan yang harus dibuat indah dan nyaman. (Foto: Lutf/Ketik)
Makam DR P.A.A.F. Eyken, salah satu tokoh freemason di Kota Malang. Simbol jangka dan penggaris siku sering diasosiasikan sebagai lambang Freemason. Di sampingnya terdapat makam tanpa nama bergambar daun akasia, diduga merupakan istri Dr Eyken. (Foto: Lutf/Ketik)
Patung malaikat lainnya yang ditemukan di area makam milik orang Belanda di Kuburan Londo. (Foto: Lutf/Ketik)
Gerbang masuk ke Kuburan Londo, telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya di Kota Malang. (Foto: Lutf/Ketik)
Tags:
Kuburan Londo TPU Sukun Kota Malang Peninggalan Belanda Freemason BelandaBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
29 Agustus 2026 18:01
Pionir Lingkungan di Malang, RW 05 Arjawinangun Menuju Proklim Lestari
29 Agustus 2026 17:44
Siap Beroperasi, Ini 15 Rute Angkot Pelajar Gratis di Kota Malang
29 Agustus 2026 15:32
Ratusan Foto dan Video Syur Rekan Magang Ditemukan di HP Mahasiswa UB, Korban Lintas Kampus
28 Agustus 2026 19:30
Pesan Ketua Komite SMAN Taruna Nala Prof. Rofi'uddin: Pilihlah yang Bisa Mewakili
28 Agustus 2026 18:59
627 Ribu Warga Penerimaan Manfaat di Malang Raya-Pasuruan Dapat Bantuan Beras 30 Kg, Cek Jadwal Penyalurannya!
28 Agustus 2026 17:30
Unitri Terima 680 Maba, Bangun Budaya Kontributif Melalui I-Progres
Trending
Bupati Subandi Mutasi 10 Pejabat Pemkab Sidoarjo
Jelang Aksi PPPK 7 September, Kemendagri Minta Pemda Setorkan Data Belanja Pegawai
Mengenal Aipda Jonni Rahmad, Polisi di Aceh yang Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin
Sekda Fenny Dirotasi ke Asisten, Bupati Subandi: Tidak Ada Istilah Senang atau Tidak Senang
.png)