KETIK, MALANG – Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menggelar shalawatan dengan menghadirkan ulama-ulama lintas negara. Kegiatan tersebut untuk menyemarakkan syiar Islam yang berpegang pada ahlussunnah wal jamaah (Aswaja).
Adapun para ulama yang hadir ialah Prof. Dr. Al Habib Ahwi bin Hamid bin Syihabuddin dari Yaman, Syekh Aun Al-Qaddumi, dan Syekh Jihad Al-Kalouti dari Yordania.
Rektor Unisma, Prof Junaidi menjelaskan, selama ini kampus milik Nahdlatul Ulama (NU) tersebut terus berkomitmen mensyiarkan nilai-nilai Islam yang Aswaja.
"Misi Unisma melakukan syiar Islam Aswaja. Salah satu bentuk amaliyahnya adalah kita menyelenggarakan majelis shalawatan bersama Majelis Ta'lim Maulid Ar-Ridwan," ujarnya, Senin 12 Mei 2025 malam.
Menurut Prof Junaidi, Unisma memiliki amanah untuk menyelenggarakan pendidikan dan ajaran Islam. Hal tersebut menjadikan Unisma unggul dan berbeda dari kebanyakan kampus lain.
"Jangan khawatir, akidah pemahaman dan amaliah Islam Aswaja akan tetap menjadi perhatian kami. Hingga saat ini tidak kurang dari 16.000 mahasiswa belajar di Unisma," tegasnya.
Syekh Aun Al-Qaddumi menjelaskan selama ini dimanapun lokasinya, ummat muslim selalu antusias untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad. Mulai dari tengah lapangan, pesantren, pelosok desa, bahkan di kampus.
"Kita doakan setelah ini, sholawatan Ar Ridwan bisa diselenggarakan di penjara hingga di mall. Kita sedang persiapan diri, setelah kemangkatan Nabi Muhammad kita masuk ke tahun ke-1500. Mari tunjukkan bahwa kita betul-betul cinta Nabi Muhammad," ujarnya.
Di dunia ini banyak sekali permasalahan yang dihadapi oleh umat muslim. Menurutnya cara untuk keluar dari masalah tersebut ialah dengan menggunakan syariat yang disampaikan oleh Nabi Muhammad.
"Kalau anda ingin mendapatkan amanah, penjagaan, carilah bagaimana solusi nabi dalam menyelesaikan segala macam problematika. Entah itu bab ekonomi, peperangan, ataupun kontroversi," tegasnya.
Prof Habib Ahwi bin Hamid bin Syihabuddin menyampaikan bahwa berkumpulnya umat Muslim untuk bersholawat bersama, ialah atas dorongan kecintaan kepada Nabi Muhammad.
"Kami melihat air mata yang mengalir karena rindu kepada Rasulullah, ini merupakan tanda bukti cinta kita. Maka beruntunglah bagi orang-orang yang jujur di dalam kecintaan tersebut," ujarnya.
Untuk itu ia kagum dengan keberadaan Unisma yang didirikan untuk membantu dan menolong agama milik Allah SWT. Ia menegaskan bahwa Islam dan dunia ini tidak hanya butuh ahli fikih saja, namun ahli-ahli lain yang berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya sudah saatnya umat muslim bangkit dan merebut kembali kejayaan baik di bidang ilmu, sains, hingga teknologi.
"Orang yang betul-betul cinta kepada Rasulullah, pasti dia akan luhur dan mulia. Orang yang cinta Rasulullah pasti memiliki welas asih dan pemberani," tegasnya.(*)
Unisma Bersholawat Hadirkan Ulama Lintas Negara, Semarakkan Syiar Islam Aswaja
13 Mei 2025 17:50 13 Mei 2025 17:50
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Unisma Bersholawat menghadirkan ulama lintas negara. (Foto: Humas Unisma)
Tags:
Unisma Bersholawat UNISMA ULAMA Islam AswajaBaca Juga:
Serukan Perdamaian Dunia, Direktur Pascasarjana Unisma: Perang Global Hantam Pangan hingga EkonomiBaca Juga:
Peringati Lustrum Ke-9, Rektor Unisma Ungkap Capaian Menuju Kampus Kelas DuniaBaca Juga:
Gandeng UiTM Malaysia, Unisma Intensifkan Kerja Sama Akademik hingga Pengabdian GlobalBaca Juga:
Khutbah Jumat Syawal di Masjid Al-Akbar! Gubes Unisma Prof Mas’ud Said: Istiqomah Pasca Ramadan Jadi Kunci KemuliaanBaca Juga:
Mahasiswa Unisma Ambil Panggung di ASEAN 1967 Fellowship 2026Berita Lainnya oleh Lutfia Indah
22 April 2026 12:28
Mengharukan, Remaja 16 Tahun dari Kota Malang Berangkat Haji Demi Gantikan Mendiang Ayahnya
22 April 2026 11:27
Kawasan UB Steril Selama Sepekan Pelaksanaan UTBK 2026, Ini Jam Buka-Tutup Gerbang
21 April 2026 19:13
Cegah Joki dan Earphone, UB Siagakan Ratusan Alat Deteksi di UTBK SNBT 2026
21 April 2026 17:15
Hari Pertama UTBK, UB Malang Pastikan Pelaksanaan Ujian Aman Tanpa Gangguan Teknis
21 April 2026 16:59
Refleksi Hari Kartini: Hanya 35 Ketua DPRD Perempuan di Indonesia, Amithya Ratnanggani Ajak Perempuan 'Rebut' Kursi Parlemen
21 April 2026 11:53
Kisah Sukarni, 15 Tahun Jadi Supeltas Kota Malang yang Konsisten Berkebaya di Hari Kartini
Trending
Dituntut Rp20 M soal Lahan Wisata Goa Gong, Pemkab Pacitan Siap Buka Ruang Dialog
Calon Komisaris dan Direksi Delta Artha serta PT Aneka Usaha Segera Diumumkan, Ada Pejabat dan Jurnalis
Beredar Video Ulat Sayur Menu MBG dari Dapur SPPG Montong Tuban
Aston Malang Hotel & Conference Center Gelar Media Gathering dan Hotel Tour, Kenalkan Fasilitas Unggulan ke Warga Malang
