KETIK, JEMBER – Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember di tingkat internasional. Kali ini, mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), M. Ubaidillah Taqiudin Ilhaq, sukses mengharumkan nama kampus setelah meraih First Place dalam ajang International AI-Powered English Speech Championship 2026 yang digelar di Pattani, Thailand.
Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) dengan NIM 232101060004 tersebut berhasil menjadi yang terbaik di tengah persaingan peserta dari berbagai negara Asia Tenggara. Menariknya, prestasi itu diraih saat Ubaidillah tengah menjalankan program Asistensi Mengajar Internasional di Thailand, membuktikan kemampuannya tetap bersinar meski berada di luar negeri.
Kompetisi bergengsi tersebut mengangkat tema "Empowering Future Voices Through Artificial Intelligence and Global Communication", yang menitikberatkan pada kemampuan peserta dalam menyampaikan gagasan menggunakan bahasa Inggris secara efektif di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Tidak hanya menguji keterampilan berbicara di depan publik, kejuaraan ini juga menantang peserta untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, penguasaan bahasa Inggris, serta wawasan global mengenai pemanfaatan AI dalam dunia komunikasi modern.
Persaingan berlangsung sangat kompetitif. Ajang tersebut diikuti mahasiswa, pelajar, hingga peserta umum dari berbagai daerah di Thailand, serta delegasi dari Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan sejumlah negara Asia Tenggara lainnya. Kehadiran peserta lintas negara menjadikan kompetisi ini sebagai ruang kolaborasi internasional sekaligus sarana memperkuat jejaring akademik dan pertukaran gagasan di tingkat global.
Keberhasilan Ubaidillah mendapat apresiasi tinggi dari pimpinan FTIK UIN KHAS Jember. Dekan FTIK, Prof. Dr. H. Abdul Mu'is, S.Ag., M.Si., menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas capaian tersebut.
Menurutnya, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FTIK memiliki kapasitas untuk bersaing di level internasional. Ia berharap prestasi tersebut mampu memotivasi mahasiswa lain agar terus mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman global, dan tidak ragu mengikuti berbagai kompetisi di kancah dunia.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember mampu tampil kompetitif di tingkat internasional. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengukir prestasi di berbagai bidang," ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Koordinator Program Studi Tadris Bahasa Inggris FTIK UIN KHAS Jember, Dewi Nurul Qomariyah, M.Pd.. Ia menilai keberhasilan Ubaidillah merupakan buah dari dedikasi, kerja keras, dan kualitas pembelajaran yang selama ini dibangun di lingkungan Program Studi Tadris Bahasa Inggris.
Menurutnya, raihan Juara 1 pada kompetisi internasional tersebut semakin menegaskan bahwa mahasiswa TBI UIN KHAS Jember memiliki kompetensi bahasa Inggris, kepemimpinan, serta daya saing global yang kuat. Program studi, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan kepada mahasiswa untuk berkembang melalui kegiatan akademik, organisasi, hingga berbagai ajang kompetisi internasional.
Prestasi ini sekaligus memperkuat reputasi UIN KHAS Jember sebagai perguruan tinggi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap menjadi representasi Indonesia di panggung internasional. (*)
