UIN KHAS Jember Transformasi Ma'had Al-Jamiah, Siapkan Mahasiswa Berkarakter untuk Panggung Global

21 Juli 2026 09:20 21 Jul 2026 09:20

Haryono, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail UIN KHAS Jember Transformasi Ma'had Al-Jamiah, Siapkan Mahasiswa Berkarakter untuk Panggung Global

Rapat dipimpin oleh Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Dr. Khoirul Faizin, M.Ag., dan dihadiri jajaran pimpinan Ma’had Al-Jamiah, para koordinator divisi, pengurus, tim Humas UIN KHAS Jember, serta perwakilan mahasiswa atau santri. (Foto: Humas UIN KHAS Jember)

KETIK, JEMBER – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terus memperkuat langkah menuju kampus bereputasi internasional melalui transformasi sistem pembinaan mahasiswa di Ma’had Al-Jamiah.

Pembenahan menyeluruh tersebut diarahkan untuk menjadikan Ma’had tidak sekadar sebagai asrama mahasiswa, melainkan pusat pembentukan karakter, penguatan akademik, dan pengembangan kompetensi yang mampu melahirkan lulusan berdaya saing global.

Komitmen itu mengemuka dalam rapat kerja bertajuk "Transformasi Sistem untuk Menopang Rekognisi Internasional" yang digelar di Kota Batu, Malang, pada 7–8 Juli 2026.

Forum tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan strategi baru untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Ma’had Al-Jamiah pada tahun akademik mendatang.

Rapat dipimpin oleh Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Dr. Khoirul Faizin, M.Ag., dan dihadiri jajaran pimpinan Ma’had Al-Jamiah, para koordinator divisi, pengurus, tim Humas UIN KHAS Jember, serta perwakilan mahasiswa atau santri.

Dalam arahannya, Khoirul Faizin menegaskan bahwa evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perkembangan jumlah penghuni, efektivitas program pembinaan, penyempurnaan visi kelembagaan, peningkatan kualitas fasilitas, hingga strategi meningkatkan minat mahasiswa untuk tinggal dan mengikuti program pembinaan di lingkungan Ma’had.

Data terbaru menunjukkan antusiasme mahasiswa yang cukup tinggi. Sebanyak 559 mahasiswa tercatat mendaftar sebagai santri baru, sementara 87 mahasiswa melanjutkan masa pembinaan di Ma’had. Capaian tersebut menjadi dasar penyusunan berbagai inovasi pelayanan dan penguatan sistem pembinaan yang lebih terarah.

"Ke depan, Ma’had Al-Jamiah tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat tinggal mahasiswa. Ma’had harus menjadi pusat pembentukan karakter yang menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, tanggung jawab, budaya ibadah, sekaligus memperkuat kompetensi akademik dan sosial mahasiswa," ujar Khoirul Faizin.

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, sistem pembinaan akan diselaraskan dengan aktivitas akademik di lingkungan kampus. Sinkronisasi jadwal antara kegiatan Ma’had dan perkuliahan diharapkan mampu menciptakan proses pendidikan yang lebih efektif tanpa mengurangi kualitas pembelajaran di kedua lingkungan tersebut.

Program-program unggulan juga akan diperkuat, mulai dari pembelajaran baca tulis Al-Qur'an, pendalaman ilmu Nahwu dan Sharaf, praktik ibadah, pembinaan akhlak, hingga penguatan wawasan keislaman. Seluruh kegiatan akan disusun dalam kurikulum yang lebih sistematis, disertai target capaian yang jelas serta evaluasi berkala guna mengukur perkembangan setiap santri secara objektif.

Selain aspek pembinaan, peningkatan kualitas sarana dan prasarana juga menjadi perhatian utama. Perbaikan fasilitas asrama, kebersihan lingkungan, sistem keamanan, hingga kenyamanan tempat tinggal dipandang sebagai faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sekaligus meningkatkan daya tarik Ma’had bagi mahasiswa baru.

Di bidang publikasi, Ma’had Al-Jamiah akan memperkuat strategi promosi digital melalui kolaborasi dengan Humas UIN KHAS Jember. Berbagai program unggulan, aktivitas santri, fasilitas, prestasi, serta manfaat mengikuti pembinaan di Ma’had akan dipublikasikan secara lebih masif melalui media sosial untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.

Seluruh hasil rapat kerja tersebut akan menjadi landasan penyusunan program kerja tahun akademik berikutnya. Setiap kegiatan akan dirancang lebih terukur dengan indikator keberhasilan, pembagian tugas yang jelas, jadwal pelaksanaan, serta mekanisme evaluasi yang sistematis.

Melalui transformasi ini, UIN KHAS Jember optimistis Ma’had Al-Jamiah mampu menjadi pusat pembinaan mahasiswa yang unggul dalam karakter Islami, integritas, prestasi akademik, serta memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan global.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi UIN KHAS Jember dalam mewujudkan target rekognisi internasional dan mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun dunia.

Tombol Google News

Tags:

Wakil Rektor Iii Rekognisi International Info Jember Kabar Jember Rapat Kerja Transformasi Sistem Ma’had Al Jami’ah