KETIK, JAKARTA – Teka-teki mengenai kondisi kesehatan Francesco Bagnaia pasca-insiden mengerikan di sprint race MotoGP Qatar akhirnya terjawab. Pihak Ducati dan tim medis MotoGP mengonfirmasi bahwa sang juara dunia dua kali itu menderita cedera patah tulang pada bagian kakinya setelah ditabrak dari belakang oleh Fermín Aldeguer di Tikungan 16, 7 November 2026.
Benturan keras tersebut sempat membuat Bagnaia mengalami highside hebat hingga terlempar dari kudabesinya.
Pertolongan medis bergerak cepat di pinggir trek, bahkan Pecco sempat dilaporkan kehilangan kesadaran sejenak sebelum akhirnya ditandu keluar sirkuit dan langsung dilarikan ke rumah sakit rujukan di Doha untuk penanganan darurat.
"Pemeriksaan medis mengonfirmasi adanya cedera patah tulang di bagian kaki setelah benturan keras di sesi Sprint. Pecco dalam keadaan sadar dan saat ini mendapat perawatan intensif dari tim medis," konfirmasi resmi pihak Ducati seperti dilansir dari Crash.net.
Aldeguer Kena Sanksi, Balapan Utama di Ujung Tanduk
Penyebab kecelakaan beruntun ini bermula saat Aldeguer terlambat mengerem saat mencoba menyalip Pedro Acosta. Manuver yang terlalu memaksakan diri itu berujung fatal ketika motor Aldeguer menghantam telak sisi Desmosedici milik Bagnaia.
Atas insiden tersebut, steward langsung menjatuhkan sanksi Double Long Lap Penalty untuk Aldeguer pada sesi balapan yang diulang.
Meski dalam pernyataan awal Bagnaia dilaporkan sudah kembali sadar dan mampu berkomunikasi dengan tim, cedera patah tulang kaki ini hampir dipastikan menutup peluangnya untuk ikut serta pada balapan utama hari Minggu di Lusail.
Kehilangan poin berharga di Qatar tentu menjadi pukulan telak bagi Pecco yang sejatinya baru saja mengembalikan feeling positifnya bersama Ducati. Kini, fokus utama seluruh garasi Borgo Panigale bergeser sepenuhnya untuk proses pemulihan fisik sang pembalap utama agar bisa kembali pulih secepat mungkin. Get well soon, Pecco! (*)
