Ribuan Penonton Saksikan Sejarah Tercipta, Pemkab Tulungagung Gelar Nobar Akbar Final Piala Dunia 2026

19 Juli 2026 16:21 19 Jul 2026 16:21

Sugeng Hariyadi, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Ribuan Penonton Saksikan Sejarah Tercipta, Pemkab Tulungagung Gelar Nobar Akbar Final Piala Dunia 2026

Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin saat berbaur dengan masyarakat pencinta bola di halaman kantor Pemkab. (Foto: Hariya/ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Demam final Piala Dunia 2026 kini benar-benar berada di puncaknya. Dua raksasa sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina bertarung habis-habisan demi memperebutkan trofi paling bergengsi di planet bumi.

Untuk menyambut momen bersejarah ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Dinas Kominfo dan Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokopim) bergerak cepat memanjakan para pencinta bola.

Bertempat langsung di Halaman Kantor Bupati Tulungagung, sebuah acara Nonton Bareng (Nobar) Grand Final Piala Dunia siap digelar secara megah dan terbuka untuk umum.

Acara nobar ini dijadwalkan berlangsung pada hari Senin, 20 Juli 2026. Mengingat pertandingan akan kick-off tepat pukul 02.00 WIB, area halaman kantor bupati diprediksi akan mulai dipadati oleh lautan suporter sepak bola sejak tengah malam.

Saat ditemui oleh awak media, Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, SM., MM., menyampaikan bahwa agenda nobar ini dilaksanakan guna menindaklanjuti instruksi dari pemerintah pusat untuk menyemarakkan euforia Piala Dunia 2026.

Lebih dari sekadar ajang tontonan, ia menegaskan bahwa acara ini menjadi simbol kebersamaan.

"Ini bukti bahwa pemerintah Kabupaten Tulungagung, pejabat, dan masyarakatnya bersatu untuk nonton bareng Piala Dunia ini. Ini hanya untuk menyapa dan kita bersama-sama masyarakat untuk berbaur melalui Piala Dunia sepak bola," ujar H. Ahmad Baharudin.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan positif seperti ini diharapkan mampu memupuk rasa cinta masyarakat terhadap sepak bola, yang pada akhirnya dapat memotivasi peningkatan prestasi sepak bola di Indonesia.

Melalui momentum berkumpulnya warga, Plt. Bupati juga menyelipkan pesan penting untuk menjaga kondusivitas wilayah melalui jargon khas daerah.

"Agar supaya masyarakat berkegiatan nobar, berkumpul untuk menjaga kondusivitas keamanan di lingkungannya masing-masing. Termasuk juga jargon 'Jogo Tulungagung'. Ini agar supaya Tulungagung ke depan ini damai, rukun, dan kondusif situasinya," imbuhnya.

Agar atmosfer menunggu pertandingan tidak membosankan dan mata tetap terjaga, pihak panitia telah menyiapkan panggung hiburan yang dijamin seru.

Sebelum peluit pertama dibunyikan, penonton akan dihibur oleh penampilan energi tinggi dari dua band lokal keren.

CRR Band yang siap membakar semangat dengan distorsi musiknya dan Make It Victory yang akan membawa getaran positif lewat lagu-lagu andalan mereka.

Pertarungan Dua Gaya Sepak Bola

Laga final kali ini dipastikan berjalan tensi tinggi. Gaya permainan tiki-taka yang presisi dan cepat khas Spanyol akan diuji oleh militansi, kreativitas, dan mental juara bertahan sang raksasa Amerika Latin, Argentina.

"Dari halaman Kantor Bupati Tulungagung. Mari kita saksikan bersama dengan tertib, siapakah yang akan berdiri di podium tertinggi sepak bola dunia." pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

World Cup plt bupati tulungagung Ahmad Baharudin Piala Dunia 2026