KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas, ketentraman, dan kondusivitas wilayah.
Melalui agenda "Bersinergi Jogo Tulungagung", jajaran pemerintah daerah bersama unsur pimpinan kecamatan, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat berkumpul untuk memantapkan sinergitas menjaga Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) di Pendopo Pantai Klatak, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Kamis Siang, 3 September 2026.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin didampingi Plt Kepala DPMD Hari Prastijo.
Turut hadir jajaran Forkopimcam Besuki yang meliputi Danramil Besuki, Kapolsek Besuki, Danpolairud, Danposmat TNI AL, para Kepala Desa se-Kecamatan Besuki, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ketua dan pengurus perguruan pencak silat yang tergabung dalam Paguyuban Pencak Silat Cipto Rukun Kecamatan Besuki.
Dalam sambutannya, Camat Besuki Andik Andewiyanto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Plt Bupati di tengah kesibukannya untuk memberikan arahan langsung kepada segenap elemen masyarakat Besuki.
"Sugeng rawuh Bapak Plt Bupati Tulungagung beserta rombongan di Pantai Klatak, Desa Keboireng. Alhamdulillah di sela-sela kesibukan beliau, Bapak Bupati saget pinanggih dengan kita semua," kata Andik.
"Kita doakan bersama mudah-mudahan beliau senantiasa pinaringan sehat walafiat dan sukses mengemban amanah memimpin Kabupaten Tulungagung," ujar Camat Besuki.
Camat Besuki juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah demi menciptakan suasana masyarakat yang aman dan harmonis.
"Melalui momen ini, mari kita ciptakan Kecamatan Besuki ingkang tansah pinaringan adem ayem, mboten wonten permasalahan. Karena dengan situasi Kamtibmas yang aman, tertib, lancar, dan kondusif, akan membawa Kabupaten Tulungagung gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo," tambahnya.
Atmosfer acara semakin hangat saat Camat Besuki menutup sambutannya dengan sebuah pantun ajakan untuk mempererat kerja sama seluruh elemen masyarakat.
"Jalan-jalan ke Kota Surabaya, jangan lupa membeli pepaya. Mari kita bersinergi bersama, demi Tulungagung yang aman dan sejahtera." tegasnya.
Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin dalam arahannya mengawali dengan menyampaikan rasa syukur atas peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Ia mengajak seluruh peserta untuk mendoakan para pahlawan serta melanjutkan perjuangan melalui kerja nyata dan menjaga kerukunan.
"Mbah-mbah kita para pahlawan dulu berjuang melawan penjajah agar kita tidak dijajah. Kita sekarang sudah merdeka, jangan sampai ada perusak negara atau wilayah kita yang datang ke tempat kita masing-masing. Tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan merawat alam semesta beserta isinya, baik secara fisik maupun sosial," tutur Ahmad Baharudin.
Ia menekankan bahwa merawat alam secara fisik dilakukan dengan pembangunan dan menjaga lingkungan dari bencana, sedangkan secara sosial dilakukan dengan meningkatkan rasa gotong royong, saling tolong-menolong, serta membimbing generasi penerus agar terus menuntut ilmu demi kelangsungan masa depan.
Lebih lanjut, Plt Bupati menjelaskan esensi dari gerakan "Jogo Tulungagung" yang telah dideklarasikan. Menurutnya, gerakan tersebut bukan sekadar menjaga secara fisik selama 24 jam, melainkan menjaga sikap, mental, tutur kata, dan perilaku untuk memelihara ketentraman serta meredam potensi gejolak.
"Perbedaan pendapat, perbedaan warna, atau perbedaan lainnya itu wajar dan merupakan keindahan. Yang penting adalah bagaimana kita berlomba-lomba dalam kebaikan", imbuhnya.
"Kami mengajak Bapak dan Ibu semua sebagai tokoh dan corong pemerintah untuk terus memupuk rasa nasionalisme, patriotisme, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat," pungkasnya. (*)
