KETIK, JAKARTA – Bukan nama yang paling banyak dijagokan sebelum lampu start padam, tetapi justru Raul Fernandez yang keluar sebagai pemenang Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Assen. Dan yang membuat hasil ini semakin spesial, kemenangan tersebut sekaligus menghadirkan finis 1-2 pertama sepanjang kiprah tim Trackhouse di MotoGP.
Start dari barisan depan memang sempat memberi harapan besar bagi Jorge Martin usai meraih pole position beberapa jam sebelumnya. Namun situasi berubah cepat. Fernandez mampu mengambil alih ritme balapan di fase awal dan perlahan membangun jarak.
Yang membuat cerita Sabtu di Assen makin menarik, rekan setimnya, Ai Ogura, ikut mengamankan posisi kedua. Hasil itu membuat Trackhouse menutup Sprint dengan hasil sempurna dan mengubah akhir pekan yang sebelumnya tidak terlalu difavoritkan menjadi salah satu momen terbesar mereka di kelas premier.
Sementara itu, posisi podium terakhir diamankan oleh Fabio Di Giannantonio bersama VR46 Ducati. Di belakangnya ada Marco Bezzecchi dan Martin yang harus puas melengkapi lima besar.
Dilansir dari MotoGP, Fernandez mengaku hasil ini terasa sangat berarti untuk tim setelah beberapa seri yang tidak berjalan sesuai harapan. Sementara Ogura menyebut hasil tersebut seperti hadiah dari kerja keras seluruh kru sepanjang akhir pekan.
Bagi kubu Ducati, Sprint kali ini juga bukan hari yang benar-benar mulus. Marc Marquez finis keenam, sedangkan Francesco Bagnaia harus turun satu posisi setelah terkena penalti track limits di lap terakhir dan akhirnya mengakhiri balapan di posisi ketujuh.
Assen pun memberi satu pesan jelas bahwa musim 2026 belum selesai dibaca. Dan kali ini, yang menulis cerita bukan tim pabrikan besar melainkan Trackhouse dan Raul Fernandez. (*)
.png)