Panpel Arema FC Beberkan Kronologi Keterlambatan Bus Penjemputan Persebaya di Bali

27 April 2026 19:48 27 Apr 2026 19:48

Thumbnail Panpel Arema FC Beberkan Kronologi Keterlambatan Bus Penjemputan Persebaya di Bali

Pemain Persebaya menggunakan bus menuju sesi official training jelang laga kontra Arema FC, Senin, 27 April 2026. (Foto: Media Officer Arema FC)

KETIK, MALANG – Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC membeberkan kronologi keterlambatan bus penjemputan tim Persebaya Surabaya menuju sesi official training (OT) di Bali United Training Center, Senin, 27 April 2026 sore.

Koordinator Panitia Lokal, Rojak, menjelaskan bahwa armada bus sebenarnya telah disiapkan sejak awal di lokasi penjemputan.

Ia menyebutkan, bus pertama tiba di hotel pada pukul 14.00 WITA. Namun, selang 15 menit kemudian, ditemukan kendala pada sistem pendingin udara (AC) yang tidak berfungsi.

"Pukul 14.00 WITA bus pertama sudah datang di lokasi hotel. Namun, pada pukul 14.15 WITA diketahui ada masalah pada AC bus yang mati. Kami langsung meminta bus pengganti segera dikirim agar pemain tetap nyaman," ujar Rojak.

Sebagai tindak lanjut, panitia segera mengirimkan bus pengganti dengan kondisi yang lebih baik, yang tiba di lokasi pada pukul 14.55 WITA. Namun, karena keterbatasan waktu, sejumlah pemain Persebaya memilih berangkat lebih dulu menggunakan transportasi lain menuju lokasi latihan.

Situasi tersebut kemudian dilaporkan secara resmi oleh Panpel Bali United kepada Panpel Arema FC pada pukul 15.30 WITA. Menyikapi hal itu, panitia langsung melakukan penyesuaian jadwal latihan.

"Sebagai bentuk tanggung jawab, kami negosiasikan agar jadwal OT mereka diundur menjadi pukul 17.00–18.00 WITA di Bali United Training Center. Awalnya dijadwalkan pukul 16.00 WITA," jelasnya.

Rojak juga menambahkan bahwa lokasi latihan di Bali United Training Center merupakan hasil koordinasi sebelumnya dengan pihak Persebaya. Hal ini dilakukan karena Stadion Dipta digunakan untuk pertandingan lain, sehingga panitia mengupayakan alternatif agar tim tamu tetap bisa berlatih pada sore hari sesuai permintaan.

Dalam forum Match Coordination Meeting (MCM), panitia telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada pihak Persebaya. Manajemen tim tamu pun memahami bahwa kendala yang terjadi murni bersifat teknis.

Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, turut menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah berupaya maksimal di tengah keterbatasan waktu persiapan.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ini murni kendala teknis dan sudah kami tangani secepat mungkin. Kami pastikan situasi tetap kondusif menjelang pertandingan," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Arema FC Persebaya Surabaya Arema VS Persebaya Erwin Hardiyono #info Arema Berita Arema