Pertahankan Resep Warisan, Cita Rasa Otentik RM Padang Suku Jambak Surabaya Jadi Jujukan Favorit Pelanggan

9 September 2026 12:06 9 Sep 2026 12:06

Fabio Arayya P., Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Pertahankan Resep Warisan, Cita Rasa Otentik RM Padang Suku Jambak Surabaya Jadi Jujukan Favorit Pelanggan

Deretan lauk pauk khas Minang tersaji rapi di dalam etalase kaca "MASAKAN PADANG" milik RM Padang Suku Jambak di kawasan UPN Veteran Jawa Timur pada malam hari, disiapkan untuk menarik perhatian dan memudahkan pelanggan memilih hidangan favorit mereka. (Fabio Pratama/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Di antara banyaknya pilihan kuliner yang bisa ditemukan di sekitar kampus UPN Veteran Jawa Timur, Surabaya, RM Padang Suku Jambak berhasil menarik perhatian para pecinta kuliner, khususnya kalangan mahasiswa.

Rumah makan ini memadukan cita rasa masakan tradisional Minang dengan porsi andalan mahasiswa. Letaknya berada di area perempatan Gunung Anyar Tambak, buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB. 

Detail lokasi RM Padang Suku Jambak sangat strategis dan mudah dijangkau. Berada tepat di rute ramai mahasiswa dengan etalase kaca berisi deretan lauk-pauk berbumbu pekat khas Padang yang berada di bagian depan langsung menyambut para pelanggan.

Masakan yang disajikan di tempat ini kini berada di bawah pengelolaan generasi kedua dari sang pendiri awal. Sebagai penerus usaha, pengelola saat ini berhasil mempertahankan eksistensi RM Padang Suku Jambak di tengah persaingan kuliner kampus yang terus bermunculan.

Dengan menu lauk yang sangat beragam, RM Padang Suku Jambak menyiapkan berbagai pilihan paket yang mengenyangkan. Menu masakan pilihan yang selalu tersedia untuk pengunjung mencakup kategori "Paket Lengkap", "Tanpa Nasi", hingga pembelian "Lauk" satuan, yang selalu dilengkapi dengan sayur, kuah gulai, dan sambal.

Foto Dua orang karyawan RM Padang Suku Jambak tengah meracik porsi nasi beserta lauk pauk pesanan pelanggan di balik etalase kaca pada malam hari, guna memastikan sajian disiapkan dengan cepat di tengah tingginya minat pembeli. (Fabio Pratama/Ketik.com)Dua orang karyawan RM Padang Suku Jambak tengah meracik porsi nasi beserta lauk pauk pesanan pelanggan di balik etalase kaca pada malam hari, guna memastikan sajian disiapkan dengan cepat di tengah tingginya minat pembeli. (Foto: Fabio Pratama/Ketik.com)

Sebagai usaha yang diteruskan oleh turunan kedua sang pendiri, pengelola memiliki misi untuk terus melanjutkan warisan cita rasa orang tua. Alih-alih mengurangi takaran bumbu untuk menekan harga di kawasan mahasiswa, generasi kedua ini justru tetap mempertahankan standar resep asli dengan bumbu rempah yang berani, sehingga kualitas rasanya tidak pernah berubah sejak awal berdiri.

"Sebagai generasi kedua yang meneruskan usaha ini, komitmen utama saya adalah menjaga kemurnian resep warisan orang tua. Walaupun target pasar kami di sini mayoritas mahasiswa dan harganya harus disesuaikan, kami pantang mengurangi takaran bumbu rempahnya. Biar keuntungannya tipis, yang penting cita rasa asli Suku Jambak tetap terjaga dan pelanggan tidak kecewa," ujar uda

Akibat dari konsistensi mempertahankan makanan tradisional ini, tingginya minat pelanggan membuat usaha tersebut selalu ramai. Menariknya, dengan jam operasional yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB, rumah makan ini menjadi jujukan favorit tidak hanya untuk makan siang dan malam, tetapi juga bagi mahasiswa yang mencari sarapan berat sebelum kelas dimulai.

“Menurut aku bumbunya enak banget sih kak, udah porsinya banyak, rasanya juga kerasa banget, jadi nggak pelit bumbu. Selain itu, lauknya juga enak dan porsinya lumayan. Overall puas sih makan di sini, apalagi kalau suka masakan Padang yang bumbunya medok kaya aku,” ujar Aldha, salah satu pelanggan dari kalangan mahasiswa.

Foto Seporsi hidangan RM Padang Suku Jambak yang berisi nasi dengan kuah gulai kental, lauk berbumbu pekat, dan daun singkong di atas meja kayu, yang menjadi wujud konsistensi mempertahankan kekayaan rempah warisan keluarga. (Fabio Pratama/Ketik.com)Seporsi hidangan RM Padang Suku Jambak yang berisi nasi dengan kuah gulai kental, lauk berbumbu pekat, dan daun singkong di atas meja kayu, yang menjadi wujud konsistensi mempertahankan kekayaan rempah warisan keluarga. (Foto: Fabio Pratama/Ketik.com)

RM Padang Suku Jambak ini banyak dipesan kembali oleh para pelanggannya. Menu pilihan pelanggan terbanyak dan menjadi andalan di sini adalah varian Nasi Padang Rendang Daging. Harga paket lengkap di sini sangat ramah di kantong, dimulai dari Rp10.000 untuk lauk Tahu/Tempe atau Perkedel, hingga Rp18.000 untuk varian seperti Rendang Limpa, Gulai Otak, Gulai Babat, dan Tambunsu. Seporsi Nasi Padang Rendang Daging sendiri dibanderol seharga Rp15.000.

Ada puluhan jenis hidangan yang tersedia di sini. Mulai dari olahan daging, ayam, ikan, hingga aneka jeroan. Varian ayam memiliki pilihan gulai ayam, ayam balado, hingga ayam goreng. Untuk lauk pendamping lainnya, tersedia menu seperti telur dadar, paru goreng, hingga lele goreng. Pelanggan juga bisa memesan aneka minuman seperti es teh manis seharga Rp3.000 atau es jeruk seharga Rp5.000.

Menariknya, meskipun dikelola oleh generasi baru dan menargetkan pasar mahasiswa, keaslian racikan bumbu khas Minang tetap menjadi prioritas utama. Hal ini terbukti dari ulasan pelanggan yang memuji bumbunya yang 'medok'. Keputusan mempertahankan resep asli ini membuat target pasar RM Padang Suku Jambak sangat luas dan cocok untuk semua kalangan pencinta kuliner Nusantara.(*)

Tombol Google News

Tags:

rm padang Masakan Padang