Dukung BI Mengajar 2026, Dr. Dra. Husnul Chotimah, M.Pd Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan Sejak Dini

1 Agustus 2026 04:05 1 Agt 2026 04:05

Moh. Faiz, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Dukung BI Mengajar 2026, Dr. Dra. Husnul Chotimah, M.Pd Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan Sejak Dini

Pjs Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala SMAN Taruna Nala Malang, Dr. Dra. Husnul Chotimah, M.Pd, serta para tamu undangan melakukan aksi penanaman pohon saat mengawali rangkaian kegiatan BI Mengajar 2026 di Malang. (Foto: Faiz/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Bank Indonesia menggelar program BI Mengajar 2026 di SMA Taruna Nala Malang, Jumat, 31 Juli 2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pjs Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Sebelum sesi pembelajaran dimulai, keduanya meninjau berbagai program unggulan sekolah, seperti ketahanan pangan, penanaman pohon, budidaya padi, dan budidaya lele yang dikelola para siswa.

Kepala SMA Taruna Nala Malang, Dr. Dra. Husnul Chotimah, M.Pd, menyebut kehadiran Gubernur Bank Indonesia merupakan kesempatan istimewa bagi seluruh siswa. Menurutnya, baru kali ini sekolahnya mendapat kunjungan langsung dari pimpinan Bank Indonesia melalui program BI Mengajar.

“Alhamdulillah ini menjadi kesempatan emas bagi anak-anak Taruna Nala. Beliau berkenan hadir menjadi guru bagi siswa kami. Selama ini belum pernah ada Gubernur BI yang datang langsung ke sekolah kami,” ujarnya.

Foto Kepala SMAN Taruna Nala Malang, Dr. Dra. Husnul Chotimah, M.Pd, saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan program BI Mengajar 2026 di SMA Negeri Taruna Nala , Jumat, 31 Juli 2026. (Foto:Faiz/Ketik.com)Kepala SMAN Taruna Nala Malang, Dr. Dra. Husnul Chotimah, M.Pd, saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan program BI Mengajar 2026 di SMA Negeri Taruna Nala , Jumat, 31 Juli 2026. (Foto:Faiz/Ketik.com)

Ia memaparkan bahwa Gubernur BI menekankan pentingnya tiga pilar utama dalam menjaga ketahanan bangsa, yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan keamanan negara. Menurutnya, menjaga nilai dan kehormatan Rupiah bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat.

“Tujuan utamanya agar anak-anak mencintai Rupiah. Dari situ mereka memahami bahwa menjaga Rupiah juga berkaitan dengan menjaga stabilitas, keamanan, dan kedaulatan negara,” katanya.

Selain itu, para tamu juga meninjau program Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan yang dikembangkan SMA Taruna Nala. Program tersebut mendorong seluruh warga sekolah untuk terlibat dalam kegiatan bercocok tanam sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan.

“Semua warga sekolah ikut menanam, mulai kepala sekolah, guru, siswa, satpam, hingga tenaga kependidikan. Kalau nanti buah atau sayur dipanen, semuanya bisa menikmati hasilnya bersama,” jelasnya.

Salah satu inovasi yang diperlihatkan kepada Gubernur Jawa Timur dan Pjs Gubernur Bank Indonesia adalah budidaya Padi Gogo menggunakan galon air bekas. Galon yang sebelumnya berpotensi menjadi sampah dimanfaatkan kembali sebagai media tanam.

Sekolah juga memperkenalkan budidaya Padi Gogo kepada Gubernur Jawa Timur dan Gubernur Bank Indonesia. Guru dan siswa memanfaatkan galon bekas sebagai wadah penanaman padi. Inovasi tersebut mendukung program ketahanan pangan sekaligus mengurangi limbah plastik di lingkungan sekolah. (*)

"Jadi kan di sini anak-anak tuh minum kan dengan galon. Nah, galon itu kalau kita tumpuk kan jadi sampah. Nah, ini kita memanfaatkan galon itu untuk menanam Padi Gogo itu. Nah, seperti itu. Itu kita uji coba."

Melalui program BI Mengajar 2026, SMA Taruna Nala berharap para siswa semakin mencintai Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. Sekolah juga ingin siswa memahami pentingnya menjaga ketahanan ekonomi melalui stabilitas Rupiah. Selain itu, siswa diharapkan memiliki kepedulian terhadap ketahanan pangan dan semangat kebangsaan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bi Mengajar 2026 SMAN Taruna Nala Gubernur Bi Mengajar