KETIK, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terbentuknya Bibit Siklon Tropis 92W di wilayah pemantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta pada Selasa, 21 Juli 2026 pukul 01.00 WIB.
Mengutip unggahan di akun Instagram resmi BMKG, sistem tersebut saat ini terpantau berada di Laut Pasifik, sebelah utara Papua Barat.
BMKG menyebut Bibit Siklon Tropis 92W memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan. Sistem cuaca ini diprakirakan bergerak ke arah barat.
Meski berpeluang rendah berkembang menjadi siklon tropis, keberadaan Bibit Siklon 92W tetap memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di sejumlah wilayah. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Maluku Utara.
Selain itu, gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter diprediksi terjadi di Perairan Kepulauan Sangihe hingga Talaud, Laut Maluku, serta Samudra Pasifik bagian utara Maluku hingga Papua Barat Daya.
BMKG juga memprakirakan potensi angin kencang di wilayah Maluku Utara seiring dengan aktivitas bibit siklon tersebut.
Atas kondisi itu, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir dan pelaku pelayaran, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi yang dapat memengaruhi aktivitas di laut.
Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca dan siklon tropis melalui kanal resmi BMKG guna memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi cuaca di wilayah masing-masing.(*)
