KETIK, JAKARTA – Feast (.Feast) menjadi salah satu grup musik Indonesia yang cukup dekat dengan pendengar muda, khususnya Gen Z. Grup yang beranggotakan Baskara Putra, Adrianus Aristo Haryanto, Dicky Renanda, dan Fadli Fikriawan ini dikenal lewat karya-karya yang tidak hanya mengandalkan musik, tetapi juga lirik yang membicarakan kehidupan, hubungan, keresahan, hingga berbagai persoalan sosial.
Kedekatan tersebut membuat sejumlah lagu .Feast kerap muncul di playlist dan media sosial. Beberapa lagunya bahkan memiliki potongan lirik yang sering digunakan sebagai latar video atau dibagikan kembali oleh pendengar karena dianggap sesuai dengan pengalaman mereka.
Berikut tiga lagu .Feast yang bisa masuk playlist Gen Z:
1. “Nina”
“Nina” menjadi salah satu lagu .Feast yang banyak dikenal pendengar. Lagu ini dirilis pada 2024 dan menjadi bagian dari album “Membangun & Menghancurkan”. Berbeda dari sejumlah karya .Feast yang mengangkat isu sosial secara langsung, “Nina” menghadirkan cerita yang lebih personal tentang hubungan orang tua dan anak.
Lagu ini menggambarkan pesan seorang ayah kepada anaknya yang bernama Nina. Liriknya berisi harapan, kasih sayang, sekaligus pesan agar sang anak tetap kuat ketika menghadapi kehidupan.
2. “Tarot”
Selanjutnya ada “Tarot” yang juga menjadi bagian dari album “Membangun & Menghancurkan”. Lagu ini mengangkat kisah tentang hubungan dan perasaan seseorang ketika menghadapi ketidakpastian dalam percintaan.
“Tarot” banyak menarik perhatian karena liriknya menggambarkan perasaan yang cukup familiar bagi anak muda, mulai dari rasa ragu, takut kehilangan, hingga keinginan untuk mengetahui arah sebuah hubungan.
3. “Arteri”
“Arteri” menjadi salah satu lagu .Feast yang juga menarik untuk masuk playlist. Lagu ini termasuk dalam album “Membangun & Menghancurkan” dan membawa karakter .Feast yang lebih kritis dalam melihat kehidupan.
Lewat “Arteri”, .Feast menghadirkan gambaran tentang kehidupan masyarakat dan berbagai persoalan yang ada di sekitarnya. Lagu tersebut menunjukkan bagaimana musik dapat menjadi ruang untuk menyampaikan keresahan sekaligus mengajak pendengar melihat kondisi sosial dari sudut pandang yang berbeda.
Dengan karakter lirik yang kuat dan tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, ketiga lagu tersebut menunjukkan alasan karya .Feast tetap punya tempat di kalangan pendengar muda. Bukan hanya enak didengarkan, lagu-lagu mereka juga kerap membuat pendengar merasa menemukan cerita yang sedang mereka alami sendiri.(*)
