Rock Alternatif Indonesia Kembali Dilirik, Sejumlah Band Lokal Jadi Favorit Anak Muda

5 November 2026 06:00 5 Nov 2026 06:00

Vinida Shima, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Rock Alternatif Indonesia Kembali Dilirik, Sejumlah Band Lokal Jadi Favorit Anak Muda

The Jeblogs dan Perunggu menjadi band rock alternatif lokal yang tengah naik daun dan digandrungi generasi muda. (Foto: Tangkapan layar IG @thejeblogs dan @perunggu_)

KETIK, SURABAYA – Musik rock alternatif Indonesia kembali menghadirkan warna tersendiri di tengah beragam pilihan musik yang digemari anak muda. Sejumlah band lokal seperti .Feast, Perunggu, The Adams, The Panturas hingga rumahsakit ikut meramaikan skena musik Indonesia melalui karya-karya yang memiliki ciri khas masing-masing. Kehadiran mereka menjadi salah satu pilihan bagi pendengar yang ingin menikmati musik dengan nuansa berbeda.

Musik rock alternatif menawarkan pengalaman mendengarkan yang cukup beragam. Mulai dari permainan gitar yang kuat, dentuman drum yang enerjik hingga lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tidak hanya mengandalkan irama musik, genre ini juga memberikan ruang bagi musisi untuk menyampaikan cerita, perasaan bahkan pandangan mereka terhadap berbagai hal. Karakter tersebut membuat sejumlah lagunya terasa dekat dengan pengalaman pendengarnya.

Perunggu misalnya, dikenal dengan karya alternative rock yang memiliki lirik reflektif. Lagu “Gemilang” menjadi salah satu pilihan bagi pendengar yang menyukai musik dengan nuansa emosional dan cerita yang mendalam. Sementara itu, The Panturas membawa warna contemporary surf rock melalui karakter musik yang lebih santai, unik dan enerjik.

Ada pula The Adams yang dikenal lewat lagu “Timur” dengan perpaduan melodi gitar dan vokal yang khas. Band rumahsakit juga memiliki tempat tersendiri melalui lagu “Kuning” yang menghadirkan nuansa musik yang mudah dinikmati. The Jeblogs turut menjadi pilihan melalui lagu “Sekian, Terima Kasih”. Di sisi lain, .Feast hadir dengan karakter musik yang lebih kuat serta lirik yang kerap mengangkat keresahan sosial dan berbagai persoalan kehidupan.

Keberagaman tersebut memperlihatkan bahwa setiap band memiliki cara tersendiri dalam membangun identitas musiknya. Pendengar pun dapat menemukan berbagai suasana melalui karya yang ditawarkan mulai dari lagu yang cocok menemani perjalanan hingga musik yang mengajak pendengarnya memahami sebuah cerita.

Kemudahan mengakses musik melalui platform digital juga membuat karya band lokal semakin mudah ditemukan. Potongan lagu yang dibagikan melalui media sosial dapat menarik perhatian pendengar baru dan memperluas jangkauan musik mereka. Dengan berbagai karakter dan cerita yang ditawarkan rock alternatif Indonesia tidak hanya menjadi hiburan tetapi juga ruang bagi anak muda untuk menemukan selera musik dan mengekspresikan diri. (*)

Tombol Google News

Tags:

Genre Musik Perunggu Band The Jeblogs Musik Indonesia