KETIK, JAKARTA – Nama Mario Suryo Aji menjadi salah satu kebanggaan Indonesia di dunia balap motor internasional. Pebalap asal Magetan, Jawa Timur, ini mencatat sejarah sebagai salah satu pembalap Indonesia yang mampu berkompetisi di ajang balap bergengsi dunia, Moto2.
Mario Aji lahir pada 16 Maret 2004. Sejak usia muda, ia sudah menunjukkan bakat besar di dunia balap. Ketertarikannya terhadap olahraga motor membuat Mario Aji mulai menekuni balap sejak usia dini hingga akhirnya bergabung dalam berbagai kompetisi nasional dan internasional.
Karier Mario mulai mendapat perhatian ketika tampil di ajang balap Asia Talent Cup. Performa impresifnya membuka jalan menuju kompetisi dunia. Ia kemudian menjadi bagian dari kejuaraan FIM Moto3 World Championship, kelas balap yang menjadi jenjang sebelum Moto2.
Setelah beberapa musim berkompetisi di Moto3, Mario naik kelas ke FIM Moto2 World Championship. Langkah tersebut menjadi tantangan baru karena Moto2 memiliki karakter mesin dan persaingan yang lebih ketat dibandingkan kelas sebelumnya.
Ia kini berlomba di kejuaraan dunia kelas Moto2 bersama tim Idemitsu Honda Team Asia dengan menggunakan nomor balap 64.
Di Moto2, Mario membawa harapan besar bagi pecinta balap Indonesia. Ia menjadi bagian dari generasi baru pebalap Tanah Air yang berusaha menembus level tertinggi balap motor dunia, MotoGP.
Cuma, perjalanan Mario tidak selalu mudah. Ia harus menghadapi persaingan dengan pebalap-pebalap dari berbagai negara, adaptasi dengan motor yang lebih besar, serta tuntutan fisik dan mental yang tinggi.
Dengan usia yang masih muda serta dukungan dari orang tua dan konsistensi, kerja keras, dan kemampuan beradaptasi akan menjadi kunci baginya untuk terus berkembang dan membuka peluang menuju kelas tertinggi, MotoGP. (*)
