Presiden Prabowo dan Macron Sepakat Perkuat Sinergi Strategis Indonesia-Prancis

29 Mei 2026 06:48 29 Mei 2026 06:48

M. Rifat, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Presiden Prabowo dan Macron Sepakat Perkuat Sinergi Strategis Indonesia-Prancis

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pernyataan pers bersama Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian kunjungan kenegaraan di Istana Élysée, pada Kamis, 28 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

KETIK, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.

Pertemuan berlangsung konstruktif dengan pembahasan yang berfokus pada penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di berbagai sektor prioritas.

Dalam pernyataan pers bersama Presiden Macron, Presiden Prabowo menyebutkan sejumlah isu strategis akan menjadi prioritas pembahasan. Termasuk di antaranya terkait pelaksanaan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA).

“Hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting. Kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia European Union CEPA. Kami terima kasih dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan ini,” kata Presiden Prabowo.

Hubungan Indonesia dan Prancis, menurut Presiden Prabowo, sedang berada pada fase terbaik sepanjang sejarah hubungan kedua negara.

Kepala Negara Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepemimpinan Presiden Macron dalam mendorong kemitraan yang makin erat antara kedua negara.

“Yang Mulia, hubungan Indonesia dan Prancis Berada di tingkat menurut saya yang terbaik selama ini. Kami terima kasih dan kami hormat dengan kepemimpinan Yang Mulia Presiden Macron,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menilai bahwa Indonesia dan Prancis memiliki banyak kesamaan pandangan dalam menyikapi berbagai isu global dan kawasan.

“Dalam beberapa hal, Indonesia dan Prancis memiliki sikap yang sama, dan saat ini hubungan bilateral kita sangat baik. Ini tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron. Di bidang pertahanan hubungan kita sangat baik, di bidang kerja sama sains dan teknologi juga sangat baik, di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi,” lanjutnya.

Pertemuan bilateral tersebut menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis untuk terus memperluas kerja sama yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat kontribusi kedua negara dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan kemajuan bersama di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Pernyataan Presiden Macron

Presiden Macron pun menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat hubungan strategis menjadi kemitraan global yang lebih luas dan mendalam di tengah dinamika geopolitik dunia. Presiden Macron menilai Indonesia merupakan mitra strategis penting bagi Prancis di kawasan Indo-Pasifik.

“Indonesia adalah mitra penting strategis dari Indo-Pasifik dan saya yakin ini juga bagian dari keyakinan Bapak Prabowo,” ujar Presiden Macron.

Di bidang pertahanan dan keamanan, Presiden Macron menyoroti eratnya kerja sama kedua negara yang ditandai dengan kedatangan pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia. Presiden Macron menyebut hal tersebut sebagai bukti nyata hubungan strategis yang terus berkembang.

“Kemarin ini ada pesawat tempur Rafale yang pertama yang baru tiba di Indonesia, yang menjadi bukti dari hubungan ini dan diskusi hari ini, ini juga adalah bukti keinginan untuk terus maju di jalur ini,” tutur Macron.

Tak hanya pertahanan, Presiden Macron juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi antara Indonesia dengan Prancis maupun Uni Eropa.

Presiden Macron berharap perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa segera diberlakukan guna mempercepat arus perdagangan dan investasi di berbagai sektor strategis.

“Ini penting segera diberlakukan untuk menghapus hambatan untuk perdagangan dan investasi, untuk mempercepat di bidang transportasi, kesehatan, transisi energi, pertahanan,” katanya.

Presiden Macron turut menyampaikan apresiasi atas dibukanya pasar Indonesia bagi sektor peternakan sapi perah dan sapi daging asal Prancis. Selain itu, Macron menyambut baik rencana investasi Danantara sebagai bagian dari penguatan hubungan ekonomi kedua negara.

Di bidang budaya dan pendidikan, kedua pemimpin negara juga berkomitmen memperdalam kerja sama yang sebelumnya telah diperkuat melalui deklarasi bersama strategi kebudayaan di Candi Borobudur pada Mei 2025.

Kerja sama tersebut mencakup sektor permuseuman, sastra, perfilman, mode, hingga penguatan kolaborasi ilmiah, teknologi, dan universitas dalam Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026.

“Prancis hendak ingin menyambut lebih banyak mahasiswa, peneliti, talenta,” ujar Presiden Macron.

Dalam pembahasan isu internasional, Presiden Macron dan Presiden Prabowo juga bertukar pandangan mengenai situasi Timur Tengah, konflik di Ukraina, hingga ketegangan di Laut Cina Selatan dan kawasan Asia Tenggara.

Presiden Macron memberikan penghormatan atas posisi Indonesia yang dinilai aktif mendorong perdamaian dan dialog internasional.

“Saya ingin memberi penghormatan mengenai posisi Bapak yang sangat berani untuk perdamaian di Timur Tengah, dan juga untuk pengakuan Palestina. Saya juga ingin memberi penghormatan atas keterlibatan tentara Bapak untuk terus bertindak untuk perdamaian kedaulatan Lebanon,” kata Presiden Macron.

Terkait kawasan Asia Tenggara, Presiden Macron menegaskan bahwa ASEAN memiliki posisi penting dalam strategi Indo-Pasifik Prancis dan Uni Eropa. Karena itu, Prancis siap terus bekerja sama dengan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global dan regional.

“Pada semua level kemitraan antara Indonesia dan Perancis, ini sangatlah relevan dan ini akan memperkuat visi kedua negara kita terhadap perdamaian tatanan dunia saat ini,” tutur Presiden Macron. (*)

Tombol Google News

Tags:

Prabowo Prancis Prabowo Macron Indonesia Prancis Pernyataan Bersama Pertemuan Bilateral