KETIK, ACEH BARAT DAYA – Masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan online yang mencatut nama dan jabatan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Abdya, Iptu T. Maiyudi, S.Sos., S.H.
Peringatan tersebut disampaikan Polres Abdya menyusul adanya dugaan aksi penipuan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Iptu T. Maiyudi untuk meminta sejumlah uang kepada masyarakat.
Bahkan, berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, modus tersebut diduga telah menimbulkan korban.
Dalam aksinya, pelaku diduga menghubungi calon korban melalui pesan WhatsApp maupun sarana komunikasi lainnya. Pelaku kemudian memperkenalkan diri seolah-olah sebagai Iptu T. Maiyudi atau menggunakan identitas dan jabatannya untuk meyakinkan korban.
Setelah korban percaya, pelaku kemudian meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan.
Kasat Reskrim Polres Abdya, Iptu T. Maiyudi, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap setiap pesan, telepon, maupun komunikasi lain yang mengatasnamakan dirinya atau anggota kepolisian.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang menghubungi dan mengatasnamakan saya ataupun anggota Polres Abdya untuk meminta sejumlah uang,” ujar Maiyudi, Kamis (10/9/2026).
Ia menegaskan, masyarakat perlu melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum memenuhi permintaan apa pun, terutama yang berkaitan dengan uang atau transaksi perbankan.
Menurutnya, masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui kanal resmi Polres Abdya atau mendatangi langsung kantor kepolisian apabila menerima komunikasi yang mencurigakan.
“Jangan melakukan transfer sebelum informasi tersebut benar-benar dipastikan. Kalau ada komunikasi yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.
Selain itu, Maiyudi mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan data pribadi, kode OTP, PIN, kata sandi, maupun informasi perbankan kepada orang yang tidak dikenal.
Ia berharap masyarakat tidak panik dan tidak terburu-buru memenuhi permintaan dari pihak yang mengaku sebagai pejabat kepolisian.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah praktik penipuan demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Abdya yang kita cintai ini,” pinta Maiyudi.
Ia juga mengimbau masyarakat yang telah menerima komunikasi mencurigakan atau merasa menjadi korban agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. (*)
