KETIK, BONDOWOSO – Keluarga Ahmad Zainul Arifin, korban dugaan penganiayaan di Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambesari Darusallah angkat bicara.
Samsul, keluarga korban dugaan penganiayaan mengatakan, bahwa kronologi terjadinya dugaan cekcok berujung bogem itu sebenarnya berawal dari terlapor berinisial L yang merasa kesal karena adanya lomba balap lari di jalanan.
Hingga membuat terlapor tersebut memarahi anak muda yang juga lari ke pertigaan Pasar Kreongan. Di sekitar lokasi, Ahmad Zainul Arifin bersama temannya juga turut dimarahi oleh terlapor L.
Mendengar itu, pelapor pun meminta L agar tak marah-marah padanya yang tak ikut serta. Namun, terlapor L pun langsung melayangkan bogem pada Zain, sembari memegang sebilah senjata tajam.
"Dia mukul pakai Sajam, lantas Zain ini pulang. Diikuti ke depan rumahnya, sambil teriak-teria nyruh Zain keluar. Setelah itu anak saya membela diri, pakai pisau juga. Tapi tak terjadi apa-apa," ujarnya.
"Akibat dari kejadian ini anak saya penganiayaan tersebuat korban robek di bibir atas bawah dan lebam," ujarnya.
Ia mengatakan, meskipun secara kemanusiaan pihaknya sudah memaafkan tapi proses hukum tetap harus berjalan.
Sebelumnya di beritakan, Polsek Jambesari Darusallah melakukan pemeriksaan pada sejumlah saksi dan terlapor kejadian dugaan penganiayaan pada Jum'at (11/4/2025).
Dugaan penganiayaan ini dilayangkan oleh Ahmad Zainul Arifin terhadap tetangganya, berinisial L, warga Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambesari Darusallah.
Menurut Kapolsek Jambesari Darusallah, Iptu Sumanto, kejadiannya terjadi di Pasar Kreongan, Desa Grujugan Lor, sekitar pukul 01.30 WIB pada 28 Maret 2025 lalu.
Ia mengaku, pihak polsek akan melakukan mediasi sore ini kepada terlapor dan pelapor.
"Dari hasil mediasi itu, kita tentukan bagaimana tindak lanjutnya," pungkasnya. (*)
Keluarga Korban Dugaan Penganiayaan di Jambesari Angkat Bicara, Sebut Terlapor Bogem Sembari Memegang Sajam
11 April 2025 22:50 11 Apr 2025 22:50
Haryono, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Korban Ahmad Zainul Arifin saat melakukan visum didamping Kanit Reskrim Polsek Jambesari Darusallah (Haryono/Ketik.co.id)
Tags:
Bondowoso Polsek Tlogosari penganiayaan Polsek Jambesari DarusallahBaca Juga:
Warga Bandelan Bondowoso Geger, Temukan Jenazah Bayi Perempuan dalam Kresek HitamBaca Juga:
Diduga Aniaya Mantan Suami Istrinya, Pelaku Ditahan Satreskrim Polres Nagan RayaBaca Juga:
Dua Pemuda Ditetapkan Tersangka Atas Penganiayaan Anggota Polsek Kaliwungu KendalBaca Juga:
Atap Gedung GKJW Bondowoso Ambruk Diterjang Hujan Lebat, Bupati Hamid Tinjau LokasiBaca Juga:
Usai Ambruk, Jembatan Sentong Dipacu Jadi Ikon Baru BondowosoBerita Lainnya oleh Haryono
23 April 2026 20:08
CSR Bank Jatim Hadirkan Taman Batas Kota Bernuansa Budaya di Curahdami Bondowoso
23 April 2026 14:10
Koperasi Desa Diperkuat, 41 Kendaraan Operasional Resmi Diserahkan di Bondowoso
21 April 2026 17:21
Jembatan Darurat Jadi Solusi Sementara, Wabup Bondowoso Minta Warga Ikut Menjaga
21 April 2026 15:48
Diawasi Ketat Aparat, 5.824 Warga Curahdami Akhirnya Terima Bantuan Beras dan Minyak
19 April 2026 18:12
Ribuan Kursi Menanti, UIN KHAS Jember Buka Seleksi UM-PTKIN 2026
18 April 2026 14:23
Tak Hanya Seremoni, Harlah Ke-66 PMII Bondowoso Gaungkan Kebangkitan Gerakan Sosial
Trending
Dituntut Rp20 M soal Lahan Wisata Goa Gong, Pemkab Pacitan Siap Buka Ruang Dialog
Komisaris PT BPR Delta Artha Sidoarjo Bakal Diisi Pejabat Senior Pemkab Sidoarjo
Calon Komisaris dan Direksi Delta Artha serta PT Aneka Usaha Segera Diumumkan, Ada Pejabat dan Jurnalis
Pemkab Lebak Percepat Pembangunan Jalan, 11 Ruas Kabupaten dan 42 Poros Desa Dikerjakan di 2026
