Pertalite dan Biosolar di Malang Sempat Langka? Ini Penjelasan Resmi Pertamina

1 September 2026 19:09 1 Sep 2026 19:09

Kukuh Kurniawan, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Pertalite dan Biosolar di Malang Sempat Langka? Ini Penjelasan Resmi Pertamina

Antrian panjang sepeda motor mengisi BBM Pertalite di salah satu SPBU di Kota Malang pada Selasa, 1 September 2026. (Foto: Kukuh/Ketik)

KETIK, MALANG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatim Bali Nusa Tenggara (Jatimbalinus) angkat bicara terkait antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU wilayah Malang Raya. Pertamina memastikan pasokan BBM bersubsidi, khususnya Pertalite dan Biosolar, tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Pertamina mengatur dan menyesuaikan distribusi secara berkala berdasarkan kondisi stok serta kebutuhan wilayah. Pengaturan volume pasokan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan ketersediaan di titik suplai, kebutuhan SPBU, dan kondisi distribusi di lapangan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan stok agar BBM subsidi tepat sasaran.

"Kami berkomitmen untuk tetap menjaga penyaluran BBM subsidi, agar kebutuhan masyarakat dan aktivitas sehari-hari dapat tetap terpenuhi. Dalam kondisi tertentu, kami melakukan penyesuaian distribusi secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi stok dan kebutuhan di masing-masing wilayah," jelasnya, Selasa, 1 September 2026.

Data evaluasi Pertamina menunjukkan lonjakan konsumsi BBM yang signifikan di Malang Raya. Permintaan Pertalite naik sekitar 6 persen dan Biosolar 15 persen. Lonjakan ini dipicu oleh musim panen tebu serta meningkatnya aktivitas pariwisata selama periode liburan.

Sebagai bentuk pengendalian distribusi, Pertamina menyesuaikan penyaluran Pertalite dari Fuel Terminal Malang sejak dua hari terakhir. Volume penyaluran disesuaikan dengan ketersediaan stok di titik suplai.

"Kami telah melakukan monitoring secara intensif, dan akan menyesuaikan pola penyaluran berdasar perkembangan stok dan kebutuhan masyarakat. Kami tetap berupaya menjaga kelancaran distribusi, dengan mengedepankan pemerataan pasokan ke masyarakat," terangnya.

Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan tidak panic buying. Masyarakat juga diharapkan bijak menyikapi informasi di media sosial serta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

"Kami telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Kami memastikan penyaluran BBM bersubsidi tetap menjadi prioritas untuk mendukung kebutuhan dan aktivitas masyarakat, dengan distribusi secara terukur dan merata sesuai kondisi stok dan kebutuhan di wilayah," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Spbu Malang Pertamina Patra Niaga Pertalite Stok Bbm Malang Antrean Spbu Malang Pertalite Malang Biosolar Malang Kota Malang