Harga Daging Sapi di Malang Tak Kunjung Turun, Pedagang Kian Resah Penjualan Anjlok

13 Agustus 2026 14:00 13 Agt 2026 14:00

Lutfia Indah, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Harga Daging Sapi di Malang Tak Kunjung Turun, Pedagang Kian Resah Penjualan Anjlok

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi saat memantau harga daging di Pasar Bunul, banyak pedagang menjerit. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Pedagang di Pasar Bunul, Kota Malang, harus 'gigit jari' lantaran harga daging sapi tak kunjung turun selama lebih dari dua pekan. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap penurunan tingkat penjualan mereka.

Sarpin, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Bunul, menjelaskan bahwa sebelum terjadi kenaikan harga, ia mampu menjual hingga 50 kilogram daging sapi per hari. Namun saat ini, dalam sehari ia hanya mampu menjual sekitar 15–30 kilogram.

"Dampaknya ga agak repot jualnya. Pembeli berkurang," ujarnya, Kamis 13 Agustus 2026.

Menurut Sarpin, lonjakan harga daging sapi dipicu oleh terbatasnya stok pasokan serta tingginya harga sapi hidup di pasaran. Ia berharap harga sapi maupun daging sapi dapat segera kembali normal.

"Pembelinya kebanyakan dari warung. Sapi agak berkurang dan mahal. Inginnya harga normal lagi jadi pembeli bisa ramai," katanya.

Saat ini, harga daging sapi di tingkat pedagang mencapai Rp150.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging dari Rumah Potong Hewan (RPH) kini merangkak naik menjadi Rp145.000 per kilogram.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi menjelaskan setelah dilakukan pengecekan, penyebab kenaikan harga daging tak hanya dipicu ketersediaan sapi lokal yang menipis. 

"Sapi-sapi dari luar mengikuti harga dolar, sehingga harganya naik. Kita sudah cek bahwa kebutuhan masyarakat akan daging sapi meningkat, kemudian daging sapi lokalnya juga agak menipis, akhirnya RPH atau pemotong dari sapi itu semuanya dari sapi impor. Nah, itu yang memicu kenaikan," tuturnya. 

Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang belum dapat menggelar operasi pasar khusus daging sapi, sebab komoditas tersebut belum menjadi prioritas dan operasi pasar saat ini masih difokuskan pada bahan pokok (sembako).

"Kalau daging sapi ini kita masih belum memprioritaskan, tetapi tetap kita memantau dan mengimbau apabila ada kenaikan ini, kita pandai-pandailah untuk bisa berbelanja sesuai kebutuhannya," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pasar Bunul Pedagang Daging Harga Daging Naik Kebaikan Harga Daging Pedagang Pasar Bunul Kota Malang