KETIK, CILACAP – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, Novita Wijayanti meninjau langsung sekolah rakyat (SR), yang berada di Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin, 3 Agustus 2026.
Peninjauan Ini dilakukan untuk memastikan pembangunan SR dilaksanakan sesuai standar dan siap memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan.
Novita menyampaikan, Sekolah rakyat di Kecamatan Majenang ini dibangun di tanah seluas 5,5 hektare, dan targetnya bisa diisi 1.080 siswa.
"Harapannya pembangunan ini bisa sesuai target, walaupun sedikit mundur tapi tidak menjadi masalah dan mudah-mudahan pembangunan bisa terkejar di bulan Agustus ini," ujar Novita.
Dalam kesempatannya, legislator Gerindra ini mengapresiasi program Sekolah Rakyat yang dicanangkan Presiden Prabowo Subiyanto. Menurutnya, sekolah ini memang diperuntukkan untuk masyarakat yang memang benar-benar tidak mampu.
"Jadi pemerintah ingin mengentaskan anak-anak yang tidak mampu, yang tidak bisa sekolah, yang putus sekolah agar mendapat pendidikan yang sangat layak," katanya.
Novita berharap keberadaan sekolah rakyat (SR) tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya kurang mampu agar dapat mengenyam pendidikan.
Setelah sekolah rakyat.terbangun, pihaknya berharap dapat digunakan oleh para siswa yang memenuhi syarat dan tepat sasaran untuk bisa mengikuti pendidikan disini.
"Semoga sekolah ini menjadi sekolah yang representatif, dan anak-anak bisa mengikuti pendidikan dengan baik. Dan harapan dari Presiden Pak Prabowo bisa mencetak generasi muda sesuai harapan," ungkap Novita.
Novita juga mendorong pemerintah daerah dapat mensosialisasikan manfaat sekolah rakyat (SR) ke masyarakat secara terus menerus agar banyak yang bersedia bersekolah di SR.
Menurutnya, sekolah rakyat ini baru, sehingga edukasi ke masyarakat bisa lebih disosialisasikan lagi oleh pihak-pihak terkait.
"Jadi di sini sekolahnya gratis, makanannya gratis, terjamin 3 kali makan, lalu tempat tinggalnya gratis, semuanya ditanggung oleh pemerintah," tutur kader partai berlambang burung garuda ini.
Untuk diketahui, pembangunan SR tersebut menelan anggaran Rp225 miliar dan soal progres pembangunan sudah mencapai 94 persen. Adapun sekolah rakyat (SR) ini ditargetkan beroperasi 17 Agustus.
"Memang sambil berjalan karena sekolahan ini sangat besar, dan muridnya juga sambil berjalan. Yang sudah mendaftar ada 234 orang. Intinya bertahap dan semoga sesuai dengan harapan," pungkas Novita. (*)
