KETIK, SIMEULUE – Memasuki pekan kedua, sinyal Telkomsel di Desa Kuala Makmur, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, masih mengalami gangguan serius.
Kondisi ini membuat para pengguna jaringan internet Telkomsel, khususnya di desa tersebut, mengeluhkan kualitas layanan yang dianggap tidak memadai.
Dalam beberapa pekan terakhir, jaringan sering lambat, mengganggu aktivitas masyarakat yang sangat bergantung pada internet.
Rudi, salah satu warga Desa Kuala Makmur, menyatakan bahwa gangguan ini bukanlah hal baru.
Menurutnya, masalah jaringan sudah terjadi dua minggu. Namun, hingga kini, tidak ada perbaikan signifikan dari pihak terkait.
“Kondisi jaringan internet ini sangat mengecewakan. Pelayanan kepada pelanggan belum maksimal, padahal hampir semua warga di desa ini sudah menggunakan ponsel berbasis internet,” ujar Rudi, Kamis, 23 April 2026.
Ia juga mengungkapkan kesulitan yang dialami warga, seperti harus berulang kali mencoba untuk mengakses aplikasi seperti WhatsApp, Facebook, dan YouTube. Bahkan, untuk memposting berita atau membuka akun internet, mereka sering mengalami kegagalan karena jaringan yang sangat lambat.
Rudi dan warga lainnya berharap agar pihak Telkomsel segera memperbaiki jaringan internet di Desa Kuala Makmur. Mereka meminta peningkatan kualitas layanan, termasuk menstabilkan koneksi.
“Kami hanya ingin pelayanan yang lebih baik agar aktivitas komunikasi kami tidak terganggu,” tambahnya.
Namun, masyarakat berharap masalah ini segera diatasi mengingat pentingnya internet dalam menunjang berbagai kebutuhan, mulai dari komunikasi hingga pendidikan dan pekerjaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Simeulue, Sabu Nasir, A.Ag., M.Si, saat dikonfirmasi jurnalis Ketik.com menyebut gangguan terjadi karena jumlah pengguna jauh lebih besar dibanding kuota yang tersedia, sehingga jaringan menjadi lambat.
"Wa'alaikumussalam info yang didapat karena jumlah pemakai jauh lebih besar dari kuota yang tersedia makanya agak lelet," jawab Kadis Kominsa dengan singkat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Telkomsel mengenai keluhan warga Desa Kuala Makmur. (*)
