Persikoba Gagal Menang di Laga Perdana 32 Besar Liga 4, Arif Suyono Akui Tim Tertekan

10 Juni 2026 17:53 10 Jun 2026 17:53

Dafa Wahyu P., Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Persikoba Gagal Menang di Laga Perdana 32 Besar Liga 4, Arif Suyono Akui Tim Tertekan

Aksi pemain Persikoba Kota Batu (jersey navy) berusaha menggocek pemain belakang Persigar Garut. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Persikoba Kota Batu harus puas berbagi poin dengan Persigar Garut pada laga perdana Grup W babak 32 besar putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026. 

Bermain di Stadion Brantas Kota Batu, Rabu, 10 Juni 2026, tim berjuluk Elang Putih ditahan imbang tanpa gol dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan minim peluang bersih.

Sejak menit awal, kedua tim tampil hati-hati sambil sesekali melancarkan serangan. Persikoba dan Persigar saling bergantian menguasai permainan pada babak pertama, namun belum mampu menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan.

Memasuki babak kedua, Persigar Garut tampil lebih dominan dan beberapa kali menekan lini pertahanan tuan rumah. Meski demikian, rapatnya barisan belakang Persikoba membuat tim tamu gagal mengonversi peluang menjadi gol.

Di sisi lain, Persikoba hanya mampu menciptakan dua peluang berbahaya sepanjang babak kedua. Namun upaya tersebut juga belum cukup untuk membobol gawang Persigar.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 0-0 tetap bertahan dan kedua tim harus berbagi satu poin.

Pelatih Persikoba Kota Batu, Arif Suyono, mengakui performa anak asuhnya berada di bawah ekspektasi.

Ia menilai timnya tidak mampu menampilkan permainan terbaik dan berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.

“Pertandingan ini jauh dari perkiraan saya. Karena itu, saya tetap bersyukur dengan hasil imbang yang kami dapatkan hari ini. Dari babak pertama hingga babak kedua kami cukup tertekan oleh permainan lawan,” ujarnya usai pertandingan.

Meski demikian, ia berharap waktu pemulihan yang dimiliki tim sebelum laga berikutnya dapat dimanfaatkan secara maksimal agar para pemain kembali tampil sesuai kemampuan mereka.

“Kami memiliki waktu dua hari untuk recovery. Mudah-mudahan pada pertandingan berikutnya anak-anak bisa berubah dan kembali bermain seperti biasanya,” katanya.

Pelatih yang akrab disapa Keceng ini juga menyoroti penampilan lini tengah Persikoba yang dinilainya belum mampu mengendalikan ritme permainan.

Menurutnya, banyak kesalahan sederhana yang dilakukan para pemain sehingga alur permainan tim tidak berjalan optimal.

“Itu memang menjadi salah satu masalah kami hari ini. Saya tidak tahu kenapa, biasanya pemain bisa bermain tenang dan melakukan kontrol bola dengan normal. Namun kali ini mereka terlihat terburu-buru,” ungkapnya.

Ia bahkan menilai sejumlah pemain masih menunjukkan tanda-tanda gugup, meskipun tim telah memiliki pengalaman bertanding sejak fase regional hingga babak 64 besar nasional.

“Padahal kami sudah melewati putaran regional dan babak 64 besar. Sekarang sudah masuk 32 besar, tetapi saya melihat pemain masih seperti nervous. Itu yang akan menjadi catatan kami bersama tim pelatih untuk dievaluasi,” tegas Coach Keceng.

Hasil imbang 0-0 tersebut membuat persaingan di Grup W masih terbuka lebar. Sebab, pada pertandingan lainnya, Persepam Pamekasan dan Persemay Maybrat juga bermain imbang tanpa gol.

Dengan demikian, seluruh tim di Grup W sama-sama mengoleksi satu poin setelah menjalani laga pertama. (*)

Tombol Google News

Tags:

Persikoba Kota Batu Persigar Garut Liga 4 Nasional piala presiden Arif Suyono Info Kota Batu Berita Kota Batu