Riset untuk Masa Depan Halmahera Selatan

14 Juni 2026 07:53 14 Jun 2026 07:53

Thumbnail Riset untuk Masa Depan Halmahera Selatan

Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin ketika menyampaikan sambutan Sabtu 13 Juni 2026 (Foto: Mursal/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, menghadiri Seminar Nasional sekaligus pengukuhan Komisariat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia atau ISEI Halmahera Selatan Sabtu 13 Juni 2026 di Aula Kantor Bupati.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun atau HUT Kabupaten Halmahera Selatan ke-23, yang diisi dengan agenda ilmiah untuk memperkuat gagasan pembangunan ekonomi daerah.

Dalam agenda tersebut, Kepala BPKAD Halmahera Selatan, Farid Husen, resmi ditetapkan sebagai Ketua Komisariat ISEI Halmahera Selatan.

Acara ini turut dihadiri Ketua Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, yang juga merupakan Wakil Ketua ISEI Pusat dan baru-baru ini menerima penghargaan Outstanding Leader in National Data Governance and Statistical System. 

Hadir pula Ketua ISEI Cabang Ternate Koordinator Maluku Utara Dr. Rusman Soleman bersama sekretaris Muhammad Thahrim, pengurus pusat ISEI, jajaran pengurus ISEI Maluku Utara, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Helmi menyampaikan apresiasi kepada ISEI yang selama ini dinilai konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan gagasan, kajian, dan rekomendasi kebijakan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ISEI. Selama ini ISEI konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan pemikiran, kajian, dan rekomendasi kebijakan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan bukti empiris,” ujar Helmi.

Helmi mengatakan, tema besar tentang penguatan ekonomi agromaritim dan pembangunan wilayah kepulauan berkelanjutan sangat relevan dengan arah pembangunan Maluku Utara saat ini.

Menurutnya, sebagai provinsi kepulauan dengan wilayah laut yang sangat luas, Maluku Utara memiliki kekuatan besar pada sektor perikanan, pertanian, perkebunan, pariwisata, dan ekonomi maritim.

“Potensi ini adalah modal besar. Tetapi potensi tersebut harus dikelola secara produktif, inklusif, dan berkelanjutan agar benar-benar memberi nilai tambah bagi masyarakat,” katanya.

Helmi juga menegaskan, Halmahera Selatan memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan ekonomi Maluku Utara. Dengan wilayah yang luas dan ratusan pulau dari Obi hingga Bacan, Halsel memiliki potensi besar pada sektor perikanan tangkap, budidaya perikanan, kelapa, pala, cengkih, kakao, dan komoditas unggulan lainnya.

Namun, kata Helmi, potensi besar tersebut harus dijawab dengan kebijakan yang tepat. Mulai dari hilirisasi, penguatan industri pengolahan, peningkatan produktivitas, sampai perluasan akses pasar.

“Pembangunan ekonomi daerah tidak cukup hanya bertumpu pada produksi. Kita harus mampu menciptakan nilai tambah, memperkuat industri pengolahan, dan membuka akses pasar yang lebih luas,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan wilayah kepulauan masih menghadapi tantangan yang tidak ringan. Di antaranya biaya logistik yang tinggi, keterbatasan konektivitas antarpulau, ketimpangan infrastruktur, serta kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, Helmi berharap ISEI Halmahera Selatan di bawah kepemimpinan Farid Husen dapat menjadi ruang pemikiran strategis yang mampu membantu pemerintah daerah membaca persoalan ekonomi secara jernih dan berbasis data.

“Pada titik inilah peran ISEI menjadi sangat penting. ISEI bukan hanya organisasi profesi para ekonom, tetapi juga pusat pemikiran strategis yang mampu menghadirkan solusi berbasis riset terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah,” ujar Helmi.

Helmi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berharap ISEI dapat terus berkontribusi dalam memperkuat literasi ekonomi masyarakat, mendorong inovasi pembangunan daerah, serta menjadi jembatan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha.

Ia menilai, masa depan Maluku Utara tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, kuatnya kelembagaan ekonomi, dan tata kelola pembangunan yang berkelanjutan.

“Kemajuan Maluku Utara ke depan tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kemampuan kita membangun sumber daya manusia yang unggul, memperkuat kelembagaan ekonomi, dan menghadirkan tata kelola pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Di akhir sambutannya, Helmi menyampaikan selamat kepada jajaran ISEI Halmahera Selatan yang baru dikukuhkan. Ia berharap forum tersebut melahirkan gagasan yang konstruktif, inovatif, dan aplikatif bagi penguatan ekonomi agromaritim di Maluku Utara.

“Semoga forum ini menghasilkan gagasan-gagasan yang konstruktif, inovatif, dan aplikatif, serta memberi kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi agromaritim dan pembangunan wilayah kepulauan yang berkelanjutan,” tutup Helmi.

Tombol Google News

Tags:

Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin Seminar Nasional Pelantikan Isei Maluku Utara