Ratusan Warga Iringi Bowo Daftar Pilkades Pagergunung Pemalang, Ini Komitmennya

31 Agustus 2026 17:59 31 Agt 2026 17:59

Slamet Sumari, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Ratusan Warga Iringi Bowo Daftar Pilkades Pagergunung Pemalang, Ini Komitmennya

Ratusan warga memadati halaman kantor Desa Pagergunung, Pemalang, saat Bowo mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa (kades), pada Senin, 31 Agustus 2026. (Foto: Slam/ketik.com)

KETIK, PEMALANG – Bakal calon Kepala Desa Pagergunung, Woe Condro Priyono, meramaikan bursa Pilkades Pemalang 2026 usai mendatangi sekretariat pendaftaran bersama ratusan pendukungnya, Senin, 31 Agustus 2026. 

Ratusan warga tersebut berangkat bersama Bowo dari kediamannya menuju Balai Desa Pagergunung, Kecamatan Ulujami. Setelah proses pengisian dan penyerahan formulir pendaftaran, rombongan kemudian kembali ke kediaman Bowo.

‎Di hadapan para pendukungnya, Bowo menegaskan bahwa keputusannya maju dalam Pilkades Pagergunung bukan semata-mata untuk mengejar kekuasaan.

‎Ia mengaku membawa keinginan untuk mendorong perubahan dan kemajuan Desa Pagergunung melalui pemerintahan yang terbuka serta melibatkan masyarakat.

‎"Saya ingin Desa Pagergunung berubah menjadi lebih baik. Perubahan harus dimulai dari kemauan untuk bekerja bersama masyarakat, mendengar aspirasi warga, dan membangun desa secara transparan," kata Bowo.

Foto Woe Condro Priyono alias Bowo didampingi Istri saat menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon kepala Desa Pagergunung kepada panitia (Foto: Slam/ketik.com)Woe Condro Priyono alias Bowo didampingi istri saat menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon kepala Desa Pagergunung, Pemalang, Senin, 31 Agustus 2026. (Foto: Slam/ketik.com)

‎Menurutnya, masyarakat harus menjadi bagian penting dalam setiap proses pembangunan desa. Karena itu, apabila nantinya mendapat amanah sebagai kepala desa, ia berkomitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang terbuka dan dekat dengan warga.

‎Kebijakan pembangunan, lanjut Bowo, akan diarahkan pada kebutuhan riil masyarakat sehingga program yang dijalankan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi warga Desa Pagergunung.

‎Selain menyampaikan komitmennya, Bowo juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga persaudaraan selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

‎Ia menilai perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi merupakan sesuatu yang wajar dan tidak seharusnya menjadi alasan bagi masyarakat untuk terpecah.

‎"Pilkades adalah pesta demokrasi masyarakat desa. Jangan sampai karena berbeda pilihan kemudian kita terpecah. Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah masyarakat, yang terpenting adalah Pagergunung harus tetap rukun dan bersama-sama membangun desa," pesannya.

‎Dua Pendaftar

‎Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Pagergunung, Nurrokhim, mengatakan hingga 31 Agustus 2026 sudah terdapat dua orang yang mendaftarkan diri dalam kompetisi Pilkades Pagergunung 2026.

‎"Dua orang tersebut yakni Bapak Alimin sebagai petahana dan Bapak Woe Condro Priyono yang akrab disapa Bowo," ujar Nurrokhim.

‎Meski demikian, Nurrokhim menyebut berkas administrasi kedua pendaftar belum sepenuhnya lengkap. Masih terdapat sejumlah dokumen yang harus dilengkapi.

‎"Masih ada berkas yang perlu dilengkapi. Perkiraan kurang 12 persen tiap pendaftar," katanya.

‎Panitia tetap memberikan kesempatan kepada kedua pendaftar untuk melengkapi kekurangan dokumen persyaratan. Batas waktu pelengkapan berkas ditetapkan paling lambat 27 September 2026.

‎Dengan masuknya Bowo sebagai pendaftar kedua, kontestasi Pilkades Pagergunung 2026 kini diikuti dua nama, yakni petahana Alimin dan Woe Condro Priyono atau Bowo. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pilkades Pagergunung 2026 Woe Condro Priyono Pilkades Pemalang Desa Pagergunung Ulujami Pemalang Kepala Desa Pagergunung Pilkades Kabupaten Pemalang Berita Pemalang