KETIK, MALANG – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang telah diimbau untuk tidak mengambil cuti menjelang Pemilu 2024. Hal tersebut supaya para ASN dapat mendukung suksesnya tingkat partisipasi Pemilu 2024.
Imbauan tersebut diarahkan langsung Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Ia menjelaskan Pemkot Malang telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait hal tersebut.
Perlu diketahui bahwa pada 8 Februari 2024 merupakan hari libur peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Dilanjutkan pada 10 Februari 2024 yang bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2024.
Sementara itu pada 9 Februari 2024 merupakan hari cuti bersama. Kendati demikian Wahyu berharap para ASN dapat tetap berada di Kota Malang untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024.
“Saya sudah buat edaran untuk ASN agar tidak mengambil cuti, mengingat banyak hari libur dan cuti bersama. Agar mereka tetap tinggal di Kota Malang untuk bisa mensukseskan tingkat kehadiran Pemilu. Kalau mereka cuti ke luar kota semua, kan berdampak,” jelas Wahyu, Rabu (7/2/2024).
Wahyu juga meminta ASN menjunjung netralitas selama masa Pemilu 2024 untuk menjaga kondusifitas yang ada di Kota Malang. Begitu pula dengan aparat penegak hukum dan masyarakat yang diharapkan dapat bersatu menjaga ketertiban dan ketentraman di Kota Malang.
“Sekarang sudah ada beberapa tahapan yang dilakukan. KPPS kemarin sudah dilantik, kemudian nanti akan ada penyaluran logistik, tentu keamanan linmas dan kesehatan juga akan tetap siaga,” sambung Wahyu.(*)
Pj Wali Kota Malang Minta ASN Tak Ambil Cuti Jelang Pemilu 2024
7 Februari 2024 13:16 7 Feb 2024 13:16
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (Foto: Prokopim Kota Malang)
Tags:
Kota Malang ASN Kota Malang Cuti Pemilu pemilu 2024 libur bersamaBaca Juga:
Teknologi Maju, Peran Pustakawan Justru Semakin Penting di Era InformasiBaca Juga:
Jaga Ekosistem Hutan Lindung, UB Forest akan Tanam 23 Spesies Tanaman FicusBaca Juga:
Jangan Lewatkan! Puluhan Layangan Hias Bakal Warnai Langit Malang, Ada Lomba Sambit Rp15 JutaBaca Juga:
Pemkot Malang Kejar 30 Perumahan Serahkan PSU, Pengembang Bandel Terancam Tak Dapat PBGBaca Juga:
Pesanan Lampion Merah Putih Meledak Jelang HUT ke-81 RI, Perajin Kota Malang Malah Dibuat Pusing Harga Bahan Baku Naik 20 PersenBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
7 Agustus 2026 23:00
Mahasiswa Unitri Malang Ajak Warga Pandanrejo Deteksi Dini Hipertensi dan Diabetes
7 Agustus 2026 19:00
Jangan Lewatkan! Puluhan Layangan Hias Bakal Warnai Langit Malang, Ada Lomba Sambit Rp15 Juta
7 Agustus 2026 18:30
Pemkot Malang Kejar 30 Perumahan Serahkan PSU, Pengembang Bandel Terancam Tak Dapat PBG
7 Agustus 2026 14:27
FBiPK UB Dorong Rehabilitasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Wonorejo Surabaya
6 Agustus 2026 21:15
Tes Kesehatan Dimulai, FBiPK Universitas Brawijaya Terima 1.300 Calon Mahasiswa Baru
