Perkuat Ketahanan Pangan dan Jaga Harga Pasar, Pemkot Gandeng ITS Tanam 4.100 Bibit Cabai

2 November 2026 14:10 2 Nov 2026 14:10

Fitra Herdian, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Perkuat Ketahanan Pangan dan Jaga Harga Pasar, Pemkot Gandeng ITS Tanam 4.100 Bibit Cabai

DKPP Kota Surabaya dan Poktan Jambangan menanam bibit cabai sebagai cara meningkatkan ketahanan pangan dan menjaga harga cabai di pasar. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) baru saja menanam sebanyak 4.100 bibit cabai. Langkah ini sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga harga pasar menjelang akhir tahun.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Nanik Sukristina menjelaskan, pihaknya telah melakukan gerakan menanam cabai sejak akhir Agustus hingga awal September 2026. Selama satu bulan itu, DKPP membagikan bibit cabai kepada masyarakat untuk ditanam secara mandiri.

"Harapannya pada Desember nanti sudah ada hasil panen dari masyarakat maupun kelompok-kelompok yang mengikuti kegiatan ini. Dengan begitu, hasil panennya bisa menambah pasokan cabai di pasar sehingga membantu menekan harga," kata Nanik, Senin, 2 November 2026.

DKPP juga mendorong kelompok tani (Poktan) untuk memperluas penanaman cabai di salah satu lokasi bekas tanah kas desa (BTKD) Jambangan. Di sana sebanyak 4.100 bibit cabai ditanam menggunakan 2.050 polybag.

Pengembangan tanaman cabai di Jambangan itu memanfaatkan teknologi hasil kerja sama dengan ITS. Inovasi ini diarahkan untuk menghasilkan tanaman yang lebih tahan terhadap serangan hama serta memiliki kualitas hasil panen yang lebih baik.

"Ini bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan," tegas Nanik.

Dengan menanam bibit cabai, Nanik berharap ketika panen hasilnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar, sekaligus dapat menekan harga cabai di pasaran.

“Mari masyarakat, khususnya ibu-ibu, mulai memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk menanam tanaman yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari. Tidak harus punya pekarangan luas, lahan sempit pun bisa dimanfaatkan dengan menggunakan pot. Dengan menanam cabai sendiri, setidaknya kebutuhan rumah tangga bisa terbantu ketika harga cabai di pasaran sedang tinggi,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Nanik sukristina DKPP Surabaya Bibit Cabai ITS Surabaya