KETIK, MALANG – Jalannya pemilihan Ketum KONI Kabupaten Malang melalui Muskorkablub memanas, Sabtu, 14 Februari 2026. Salah satu calon Ketum Zia'ul naik pitam dan berdebat dengan sejumlah pihak peserta Muskorkablub.
Zia'ul Haq yang merupakan Politisi Gerindra Kabupaten Malang ini memprotes proses pemilihan Calon Ketum. Mulanya, pimpinan sidang menawarkan mekanisme pemilihan secara musyawarah aklamasi atau voting.
Musyawarah ini untuk menentukan dua Calon Ketum yakni Darmadi dan Zia'ul Haq. Sebelumnya ada salah satu peserta yang setelah menyampaikan visi misi Hendra Setiawan mengundurkan diri.
Sebagai informasi, Darmadi memperoleh 42 dukungan cabor sedangkan Zia'ul Haq hanya mendapatkan 9 dukungan cabor. Jalannya pemilihan Ketum KONI Kabupaten Malang memanas setelah ada perdebatan aklamasi atau voting.
Mayoritas peserta Musyawarah menginginkan aklamasi. Hal itu diprotes sejumlah cabor yang mendukung Zia'ul Haq. Situasi kian memanas setelah Zia berdebat dengan pimpinan sidang dan sejumlah cabor yang mendukung Darmadi.
"Buat apa penyampaian visi misi kalau ujungnya aklamasi," kata Zia berteriak. Ia menginginkan cabor peserta atau pemilik suara untuk diverifikasi
"Kalau sudah mengantongi dukungan mayoritas seharusnya tidak takut voting tertutup," tegasnya lagi.
Saat melakukan protes, Zia'ul Haq hingga naik meja. Karena situasi Memanas, pimpinan sidang terpaksa menskors sidang dan melakukan mediasi. Hingga berita ditulis, proses mediasi tengah berlangsung. (*)
Pemilihan Ketum KONI Kabupaten Malang Memanas, Salah Satu Calon Protes Keras
14 Februari 2026 16:30 14 Feb 2026 16:30
Gumilang, Dendy Ganda K.
Redaksi Ketik.com
Zia'ul Haq kala melancarkan protes dalam Muskorkablub KONI Malang, Sabtu, 14 Februari 2026. (Foto: Gilang/Ketik.com)
Tags:
KONI Kabupaten Malang Zia'ul Haq Muskorkablub KONI Kabupaten MalangBaca Juga:
Dukungan Terus Mengalir, Mayoritas Cabor Yakin Darmadi Bisa Bawa KONI Kabupaten Malang Lebih BaikBaca Juga:
Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Zia'ul Haq Komitmen Zero Korupsi Fokus Pembinaan AtletBerita Lainnya oleh Gumilang
30 Mei 2026 08:26
Polemik Proyek Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang, Fraksi NasDem Yakin Ada Titik Temu
29 Mei 2026 22:01
Gerindra Minta Proyek Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dikaji Ulang, Sekolah dan Jalan Rusak Lebih Mendesak!
29 Mei 2026 07:00
Aksi Nyata PDI Perjuangan Kabupaten Malang! kurban 9 Ekor Sapi, Daging Dibagikan ke Masyarakat Marhen
25 Mei 2026 13:50
BMW Ditinjau Sekda Budiar, ASN Pemkab Malang Antusias Bayar Pajak Lewat QRIS
25 Mei 2026 12:28
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
22 Mei 2026 21:00
Skrining Mata Digital dan Pemberian Kacamata Dukung TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
