KETIK, MOJOKERTO – Peduli gempa di Nusa Tenggara Timur, puluhan organisasi, lembaga, komunitas, relawan kemanusian di Mojokerto membentuk Gerakan Persaudaraan, Kemanusiaan, dan Kebencanaan Mojokerto. Gerakan tersebut sepakat menggalang donasi untuk membantu korban bencana di Nusa Tenggara Timur.
Ketua Pelaksana Peduli Gempa NTT, Christine Dwi Arini, mengatakan, dibentuknya Gerakan Persaudaraan, Kemanusiaan, dan Kebencanaan, didasari kesamaan visi para relawan, Lembaga, dan institusi kemanusiaan di Mojokerto mengenai berbagai peristiwa kebencanaan yang terjadi di tanah air. ‘’Kami ingin bergerak bersama membantu saudara-saudara kami di seluruh pelosok tanah air yang tertimpa bencana,’’ katanya, Rabu, 20 Agustus 2026.
Gerakan Persaudaraan, Kemanusiaan, dan Kebencanaan Mojokerto, juga didukung berbagai institusi pemerintah seperti BPBD Kota Mojokerto dan Baznas Kota Mojokerto. Aksi pertama Gerakan Persaudaraan, Kemanusiaan, dan Kebencanaan Mojokerto, dengan menggalang bantuan untuk meringankan beban korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur.
Ketua Pelaksana Peduli Gempa NTT, Christine Dwi Arini menggelar rapat persiapan galang dana untuk NTT (foto: sholahudin/ ketik.com)
Christine menyebutkan, pihaknya dibantu sepenuhnya BPBD Kota Mojokerto dalam melaksanakan kegiatan. ’’Agar kegiatan tepat sasaran, tepat kebutuhan, kami melakukan koordinasi dengan BPBD Kota Mojokerto dan lembaga lain yang mempunyai perwakilan atau jaringan di lokasi bencana,’’ tambahnya.
Dari BPBD Kota kota Mojokerto diperoleh informasi, saat ini bantuan yang mendesak dan diperlukan korban bencana di NTT antara lain, bahan makanan pokok, bahan makanan bayi dan balita, obat-obatan, kebutuhan sanitiasi, popok dan pembalut, selimut, terpal. ‘’Kami berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT mengenai bantuan yang mendesak dibutuhkan,’’ kata Kalaksa BPBD Kota Mojokerto, Ganesh Kresnawan.
Christine menyampaikan, untuk bantuan logistik seperti bahan makanan maupun popok bayi, akan dikumpulkan di Gelora Majapahit Kota Mojokerto. Sedangkan untuk bantuan berupa uang tunai bisa ditransfer melalui rekening Bank Permata nomor 9839299777 atas nama Baznas Kota Mojokerto.
Lembaga dan Pegiat Kemanusiaan Bentuk Gerakan Persaudaraan, Kemanusiaan, dan Kebencanaan (foto : sholahudin/ ketik.com)
Disebutkan, pihaknya, melalui BPBD Kota Mojokerto yang terus berkoordinasi dengan BPDB Provinsi NTT akan terus memantau perkembangan kebutuhan bantuan yang diperlukan ‘’Kebutuhan makanan pokok seperti beras, mie instan dan makanan pokok lainnya masih sangat diperlukan. Untuk air bersih masih relatif bisa terpenuhi dan masih normal,’’ tambahnya.
Disebutkan, tim Gerakan Persaudaraan, Kemanusiaan, dan Kebencanaan akan terus melakukan koordinasi dengan institusi terkait, baik di wilayah Mojokerto maupun daerah lain untuk mebantu kelancaran kegiatan. Selain donasi, pihaknya juga akan menggelar refleksi doa bersama pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Pengumpulan donasi materi dan logistik dimulai tanggal 20 Agustus 2026 sampai 31 Agustus 2026. ‘’Kami akan menyalurkan kebutuhan sesegara mungkin sesuai kebutuhan di lokasi bencana,’’ tuturnya.
Berbagai lembaga yang tergabung dalam Gerakan Persaudaraan, Kemanusiaan, dan Kebencanaan Mojokerto: BPBD Kota Mojokerto, Baznas Kota Mojokerto, Tanggap Bencana Baznas Kota Mojokerto, FKUB Kota Mojokerto, Gusdurian Mojokerto, Yayasan Bina Kebaikan Bersama, Yayasan Soekarno Supatminigsih Sejahtera, Grab Bike Community Mojokerto, Sahabat Sosial Berbagi Mojokerto, Driver Shopee Mojokerto Basecamp Jenggo, Sahabat Yatim Dhuafa Mojokerto, Shopefood Satria Mojopahit, Sahabat Damar, Sahabat Citra Mojokerto, Satria Grab, BMT Permata, GMB Bikers, Teman Arah, Yayasan Yatm Sejahtera, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Mojokerto), Brabbike Lintas Mojokerto, Gojek Mojokerto, Info Peduli Mojokerto (IPM)
Media Partner: Asli Mojokerto, Jawa Pos Radar Mojokerto, Disway Mojokerto, Cerita Mojokerto, Jatimnet.com, Kabar Mojokerto, KN, Ketik.com, Sholahudin Wijaya. (*)
.png)